Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Rahasia Memikat Investor: Langkah-langkah yang Perlu Diketahui

Miftahul Khair • Selasa, 19 November 2024 | 14:49 WIB

 

Ilustrasi seorang pengusaha mempresentasikan usahanya kepada calon investor.
Ilustrasi seorang pengusaha mempresentasikan usahanya kepada calon investor.

Kehadiran investor dapat memberikan dampak yang signifikan dalam mengembangkan bisnis. Dana atau aset yang mereka berikan untuk usaha diharapkan akan mendapatkan keuntungan di masa depan. Bagaimana strategi menggaet investor bagi pelaku UMKM?

Oleh : Siti Sulbiyah

SECARA sederhana, investor adalah orang yang memberikan dana atau aset untuk usaha dengan harapan mendapatkan keuntungan yang lebih besar di masa depan. Mereka berperan dalam pertumbuhan ekonomi, termasuk untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kini memiliki peluang besar untuk mendapatkan dukungan dari investor, termasuk mereka yang sebelumnya hanya tertarik pada perusahaan besar. Namun, bagaimana caranya UMKM dapat menarik perhatian investor?

Pertanyaan ini menjadi bahasan utama dalam webinar bertajuk "Cara Cari Jodoh Investor Bagi UMKM", yang diselenggarakan oleh Link UMKM beberapa waktu lalu. Webinar ini menghadirkan Rizky Ananda, S.TP, M.M, CDM, CSE, seorang trainer Kominfo RI, sebagai narasumber utama. Rizky memaparkan sejumlah strategi yang dapat diterapkan UMKM untuk memikat investor.

Dalam berinvestasi, menurut Rizky, investor mencari rasa aman dan nyaman dalam menanamkan modalnya kepada pelaku usaha. “Apa parameter rasa aman dan nyaman? Yakni kita memiliki strategi bisnis, punya potensi, punya tim yang kuat, dan lain sebagainya,” ucapnya.

Sebelum mencari investor, pelaku UMKM harus memastikan bahwa investasi memang diperlukan dan sesuai dengan kebutuhan bisnis. "Cari tahu dulu apakah benar usaha kita butuh investasi apa tidak," ujar Rizky. Dengan demikian, tujuan bisnis yang ingin dicapai bersama investor menjadi lebih terarah.

Hal lain yang menjadi faktor krusial untuk membangun kepercayaan. Investor membutuhkan laporan keuangan yang jelas dan transparan agar dapat menilai kesehatan finansial bisnis Anda. Dalam hal ini, strategi penggunaan dana juga akan sangat berkaitan.

“Kita perlu menjabarkan bagaimana dana investasi akan digunakan, misalnya untuk produksi, pemasaran, ekspansi, atau teknologi,” katanya. 

Ia menegaskan pentingnya pelaku UMKM yang ingin menarik investor menyusun rencana bisnis yang komprehensif dan profesional. Rencana ini tidak hanya mencerminkan visi usaha, tetapi juga memberikan kepercayaan kepada investor bahwa bisnis memiliki potensi untuk berkembang. 

“Deskripsi usaha yang jelas dan mendetail. Jelaskan secara spesifik bidang usaha, produk atau jasa yang ditawarkan, serta nilai tambahnya,” tuturnya.

Analisis dan strategi pemasaran juga perlu dilakukan. Bila perlu, tampilkan riset pasar yang menunjukkan permintaan produk atau jasa, segmen target, dan kompetitor. “Sertakan strategi pemasaran yang jelas untuk menarik dan mempertahankan pelanggan,” tuturnya. 

Faktor lain yang membuat investor tertarik adalah karena model bisnis yang jelas dan scalable. Pastikan, bisnis tersebut memiliki keunikan bisnis dan berbeda dari pesaing. Selain itu, rencana bisnis menggambarkan potensi pertumbuhan seperti bagaimana ekspansi pasar, pengembangan produk, maupun inovasi teknologi. 

“Dari segi skalabilitas, investor tertarik pada bisnis yang dapat berkembang dan menghasilkan profit lebih besar seiring waktu,” tuturnya. 

Tidak kalah penting adalah legalitas dan kepatuhan. Sebuah usaha yang baik diharuskan memiliki dokumen perizinan usaha, seperti sertifikat dan lisensi relevan, termasuk legalitas yang menyangkut standar kualitas seperti sertifikat halal, SNI, atau ISO. Selain itu, bukti kepatuhan pajak juga penting untuk disertakan. 

Kualitas manajemen juga aspek yang sangat diperhatikan oleh investor. Kompetensi tim manajemen akan terlihat dari produk tim, rekam jejak, hingga komitmen mereka. Profil tim menyangkut latar belakang, keahlian, dan pengalaman dari tim manajemen. Sedangkan rekam jejak mencangkup keberhasilan yang pernah dicapai oleh tim dalam proyek sebelumnya. 

“Investor ingin melihat bahwa tim memiliki komitmen jangka panjang untuk engembangkan bisnis,” tuturnya. 

Di sisi lain, risiko dan mitigasi juga perlu dimiliki oleh pelaku usaha yang ingin mendapatkan pendanaan dari investor. Karena itu, diperlukan identifikasi risiko dan strategi mitigasi. Kenali potensi risiko yang dihadapi bisnis, baik dari sisi pasar, operasional, maupun keuangan, serta langkah-langkah yang diambil untuk mengurangi dampak dari risiko tersebut

“Jangan sampai minus terus cash flownya. Kita harus menyadari sebelum menjadi minus. pana yang efisiensi, mana budget yang harus dipangkas, dan lain sebagainya,” katanya. **

Editor : Miftahul Khair
#UMKM #memikat #investor