Membangun kembali hubungan yang sehat setelah berjarak atau putus memerlukan usaha bersama dan kesadaran penuh tentang apa yang benar-benar diinginkan.
Ketika kedua pihak dalam hubungan sepakat untuk mencoba kembali (reconnect) setelah terpisah atau berjarak, penting untuk melakukan langkah-langkah yang tepat agar hubungan dapat menjadi sehat.
Psikolog Sabrina Maidah, M.Psi membagikan beberapa tips berikut ini.
- Jujur pada Diri Sendiri
Langkah pertama yang penting adalah kejujuran pada diri sendiri. Tanyakan pada diri sendiri apa yang sebenarnya diinginkan.
“Perlu jujur dulu sama diri sendiri apa yang benar-benar kamu mau. Apakah memang dia orang yang kamu pilih,” tuturnya mencontohkan.
Menurutnya penting meluangkan waktu untuk merenung mengingat keputusan semacam ini ini sifatnya nggak bisa didorong secara terpaksa, namun benar-benar kesadaran dalam diri kita sendiri.
- Pertimbangkan Apakah Reconnection Itu Tepat
Tidak semua hubungan bisa atau seharusnya diperbaiki. Jika hubungan sebelumnya penuh dengan kekerasan, pengkhianatan, atau banyak luka emosional yang dalam, terkadang lebih baik untuk berpisah daripada mencoba kembali.
Jika perasaan terluka terlalu dalam, reconnection mungkin bukan solusi yang sehat.
“Pertimbangkan apakah reconnected adalah hubungan yang tepat atau sebenarnya memang sudah harus berpisah,” tegasnya.
- Diskusi dan Kesepakatan Bersama
Membangun kembali hubungan yang sehat memerlukan komitmen dari kedua pihak.
Ini adalah proses yang melibatkan kedua orang untuk sama-sama berusaha memperbaiki dan mengusahakan hubungan tersebut.
Tanpa kesepakatan bersama, hubungan yang dipaksakan akan terasa berat dan tidak akan berhasil.
- Identifikasi Masalah dan Penyebab Luka
Penting untuk berdiskusi tentang masalah yang telah terjadi di masa lalu.
Apa yang membuat hubungan menjadi retak?
Apa yang menyebabkan luka dan perasaan tidak dihargai? Dalam diskusi ini, tujuannya adalah untuk saling memahami dan mencari tahu apa yang perlu diperbaiki.
Hal ini penting agar pasangan bisa saling memaafkan dan melanjutkan hubungan.
“Jadi di sini kita juga perlu untuk melakukan breakdown masalahnya dan tentunya balik lagi, hubungan itu adalah teamwork atau kerja sama,” pungkasnya. (sti)
Editor : Miftahul Khair