Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Cara Bijak Hadapi Pasangan yang Masih dalam Bayang-Bayang Ibunya

Siti Sulbiyah Kurniasih • Sabtu, 26 April 2025 | 14:13 WIB
ilustrasi pasangan.
ilustrasi pasangan.

PONTIANAK POST - Menghadapi pasangan pria yang terlalu dikontrol oleh ibunya memang bukan perkara mudah, tapi bukan berarti tidak bisa diatasi.

Patricia Elfira Vinny, M.Psi, Psikolog dari UPT Klinik Utama Sungai Bangkong menyarankan langkah awal yang krusial, yakni komunikasi jujur dan penuh empati.

Komunikasi terbuka dan saling menghormati peran masing-masing adalah kuncinya. Tak ada salahnya menyampaikan perasaan secara terbuka kepada pasangan. Berdiskusi tentang pentingnya membangun batasan yang sehat dan saling menghormati juga bisa dilakukan.

Bila perlu, pertimbangkan konseling pasangan sebagai ruang netral untuk menjembatani konflik.

“Jika perlu, pasangan bisa diajak untuk mempertimbangkan konseling, agar ada pihak ketiga profesional yang membantu menjembatani konflik ini,” katanya. 

Ia juga menekankan pentingnya keberanian pasangan dalam menegaskan batas kepada ibunya, dengan cara yang sopan namun tegas, bahwa ada area pribadi yang tidak bisa terus-menerus dicampuri.

Dalam hal ini, dapat melibatkan ibu dalam hal-hal yang menyenangkan, tapi bukan dalam pengambilan keputusan penting dalam rumah tangga.  

Lalu, bagaimana mengetahui apakah hubungan seperti ini masih layak diperjuangkan? Ia mengatakan, jika pasangan menunjukkan kemauan untuk berubah dan mulai membangun kemandirian emosional dari ibunya, maka hubungan ini layak diperjuangkan.

Tapi jika setelah berulang kali dibahas pasangan tetap tidak berusaha memperbaiki atau malah menyalahkan, bisa jadi hubungan ini akan terus menyakiti satu pihak. 

“Menjaga diri dan kesehatan mental juga bentuk cinta pada diri sendiri,” pungkasnya. (sti)

Editor : Miftahul Khair
#ibu #pria #pasangan #Cara Menghadapi