PONTIANAK POST - Aktivitas berjualan di sekolah ternyata bukan sekadar mencari uang jajan tambahan.
Di balik kegiatan itu, anak sedang mempraktikkan banyak keterampilan penting yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Jadi Ruang Belajar
Psikolog klinis Biro Bright Soul, Doni Mustofa mengatakan, berjualan menjadi ruang belajar yang kaya bagi anak.
Baca Juga: Fenomena Anak Jualan di Kelas Bisa Jadi Tanda Percaya Diri Tumbuh
Mereka belajar menghitung uang, mengatur barang, hingga berkomunikasi dengan orang lain.
“Mereka belajar mengatur waktu antara jualan dan belajar, sebuah latihan disiplin yang tidak mereka dapatkan dari tugas sekolah,” lanjutnya, dikutip dari Jawapos.
Proses Mental Hadapi Kegagalan
Tak hanya itu, anak juga belajar menghadapi penolakan ketika barang dagangan tidak selalu laku.
Pengalaman tersebut membantu mereka memahami proses usaha dan melatih mental menghadapi kegagalan kecil.
Baca Juga: Orang Tua Diminta Waspada Tanda Anak Tidak Nyaman di Daycare
Belajar Bertanggung Jawab
Menurut Doni, ragam pengalaman itu bisa menjadi benih tumbuhnya jiwa wirausaha sejak dini.
Anak belajar bertanggung jawab terhadap barang yang dijual sekaligus memahami cara berinteraksi secara sehat dengan teman.
Karena itu, orang tua dapat melihat aktivitas tersebut sebagai kesempatan belajar, bukan sekadar gangguan di sekolah. (*)
Editor : Chairunnisya