PONTIANAK POST - Menikmati hidangan daging kambing masih menjadi tradisi yang digemari banyak orang. Namun, kekhawatiran terhadap kolesterol sering membuat sebagian orang memilih menghindarinya.
Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa peningkatan kadar kolesterol dalam darah memang sering menjadi alasan orang ragu mengonsumsi daging kambing.
Meski demikian, kolesterol sebenarnya merupakan lemak yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi penting.
Baca Juga: Mengenal Senyawa Aktif Bunga Telang yang Ampuh Lawan Kolesterol Tinggi
Kolesterol berperan dalam pembentukan dinding sel, membantu pembentukan cairan empedu oleh hati, serta menjadi bahan utama pembuatan berbagai hormon.
Mengenal Kolesterol Baik dan Buruk
Dalam tubuh terdapat kolesterol buruk atau LDL cholesterol yang dalam kadar tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Sebaliknya, terdapat kolesterol baik atau HDL cholesterol yang diperlukan untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dan membantu menurunkan risiko gangguan jantung.
Baca Juga: Kolesterol Tinggi? Ini Jenis Olahraga yang Ampuh Menurunkannya
Karena itu, kadar lipid dalam darah, termasuk kolesterol dan trigliserida, perlu dijaga tetap berada dalam batas yang dianjurkan, baik saat mengonsumsi daging kambing maupun tidak.
Cara Sederhana Mengendalikan Kolesterol
Menurut Prof Mangestuti, pengendalian kolesterol dapat dilakukan dengan mengonsumsi lemak sehat, membatasi lemak jenuh yang banyak ditemukan pada produk hewani, keju, mentega, dan aneka kue, serta menghindari lemak trans yang umum terdapat pada makanan cepat saji.
Baca Juga: Rahasia Memasak Santan Sehat Tanpa Harus Khawatir dengan Risiko Kolesterol Jahat
Selain itu, masyarakat dianjurkan memilih bahan pangan yang mengandung lemak nabati serta memperbanyak konsumsi bahan tanaman kaya serat larut dan tidak larut.
Lemak sehat berasal dari asam lemak tunggal dan ganda tidak jenuh yang terdapat pada alpukat, kacang-kacangan, ikan berlemak seperti salmon, biji-bijian, serta minyak zaitun.
Daging Kambing Tetap Bisa Dinikmati
Berbagai bahan alam juga diketahui membantu menjaga keseimbangan kadar kolesterol dan trigliserida melalui kandungan zat aktif yang mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Namun, manfaat tersebut perlu disertai pola hidup sehat secara keseluruhan.
Baca Juga: Benarkah Daging Kambing Tinggi Kolesterol? Ini Fakta Gizi dan Cara Konsumsi yang Tepat
Karena itu, menikmati daging kambing tidak perlu menjadi hal yang ditakuti. Yang terpenting adalah memilih daging tanpa lemak, mengonsumsinya dalam jumlah secukupnya, serta mengolahnya dengan sedikit atau tanpa minyak goreng. (*)
Editor : Chairunnisya