PONTIANAK POST - Saat anak mengucapkan kata atau kalimat yang dianggap kurang pantas, banyak orang tua spontan marah atau menunjukkan ekspresi terkejut.
Padahal, respons seperti itu justru bisa membuat anak semakin tertarik mengulanginya.
Psikolog Klinik Perspektif, Sekar Arum Sabrina MPsi Psikolog, mengingatkan bahwa reaksi emosional berlebihan dapat memperkuat rasa penasaran anak.
Baca Juga: Orang Tua Perlu Tahu Alasan Anak Mudah Meniru Tren Bahasa
"Sebaliknya, pendekatan yang hangat dan edukatif lebih efektif. Orang tua dapat menjelaskan bahwa ada kata-kata tertentu yang dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman atau tersinggung, sekaligus memberikan alternatif ungkapan yang lebih sopan," sambungnya, dikutip dari Jawapos.
Edukasi Lebih Efektif daripada Larangan
Daripada langsung memarahi atau melarang, orang tua dianjurkan menjadikan momen tersebut sebagai kesempatan untuk mengajarkan etika berbahasa.
Baca Juga: Mengapa Anak Suka Mengucapkan Kata Viral? Ini Penjelasannya
Penjelasan yang sederhana dan sesuai usia anak akan lebih mudah dipahami sekaligus membantu mereka belajar memilih kata yang tepat dalam berkomunikasi.
Pendekatan ini juga dapat membangun hubungan yang lebih terbuka antara orang tua dan anak ketika membahas berbagai hal yang mereka temui di lingkungan maupun media digital.
Pendampingan Media Tetap Penting
Baca Juga: Tips Aturan Aman Menggunakan Gawai untuk Anak dan Dewasa
Selain memberikan edukasi, pendampingan terhadap tontonan dan penggunaan media digital juga perlu dilakukan secara konsisten.
Menurut Sekar, interaksi langsung dengan orang tua masih menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa anak.
"Interaksi langsung dan percakapan dua arah dengan orang tua tetap merupakan faktor yang paling berpengaruh dalam perkembangan bahasa anak, jauh melebihi screen time yang bersifat pasif," imbuhnya.
Karena itu, membangun komunikasi yang hangat di rumah tetap menjadi langkah penting untuk membantu anak memahami penggunaan bahasa yang baik dan tepat. (*)
Editor : Chairunnisya