Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Berikut Penjelasan Psikolog Tanda Kepercayaan Diri Anak Mulai Tidak Sehat

Chairunnisya • Jumat, 3 Juli 2026 | 00:53 WIB
Ilustrasi anak berdandan di depan kaca (AI)
Ilustrasi anak berdandan di depan kaca (AI)

PONTIANAK POST - Memakai parfum memang dapat membuat anak merasa lebih nyaman saat beraktivitas.

Namun, orang tua tetap perlu memperhatikan apakah rasa percaya diri tersebut tumbuh secara sehat atau justru bergantung pada penampilan semata.

Percaya Diri Bukan Karena Parfumnya

Kaprodi Fakultas Psikologi Universitas 45 Surabaya, Hayani SPsi MPsi, mengatakan penggunaan parfum dalam batas wajar dapat membuat anak lebih percaya diri saat berinteraksi.

Baca Juga: Orang Tua Perlu Memberikan Batasan Sehat Saat Anak Gemar Produk Perawatan

"Yang meningkatkan kepercayaan diri sebenarnya bukan parfumnya, melainkan perasaan nyaman, bersih, dan positif yang menyertai. Ketika anak merasa dirinya rapi dan harum, dia akan percaya diri untuk bergaul dan berpartisipasi dalam aktivitas sosial," ungkapnya, dilansir dari Jawapos.

Jangan Sampai Bergantung pada Produk

Hayani mengingatkan, orang tua perlu waspada apabila anak mulai merasa tidak percaya diri tanpa parfum atau malu karena tidak memiliki produk yang sama seperti teman-temannya.

Baca Juga: Fenomena "Bocil Wangi" Dinilai Normal pada Tahap Perkembangan Anak

Jika kondisi tersebut terjadi, anak berisiko mengembangkan konsep diri yang dangkal, yaitu merasa dirinya berharga hanya ketika dianggap menarik, wangi, atau mengikuti tren tertentu.

Akibatnya, anak lebih rentan mengalami kecemasan, rasa malu, hingga rendah diri ketika penampilannya tidak sesuai harapan.

"Paparan media sosial dan pengaruh teman sebaya dapat mendorong anak melakukan perbandingan sosial secara berlebihan. Padahal nilai diri seseorang tidak ditentukan oleh penampilan fisik semata, melainkan juga oleh karakter, prestasi, empati, tanggung jawab, dan perilaku positif sehari-hari," tegasnya. (*)

Editor : Chairunnisya
#tips anak #anak