Korban diketahui bernama Yongki Fransipin. Pria berusia 55 tahun itu diketahui sempat keluar dari rumah menyelamatkan anak dan cucunya dengan melompat dari teras lantai dua. Namun, tidak lama setelah itu, korban kembali masuk ke rumah dan tidak keluar.
Hingga pada siang hari, proses pencarian dan evakuasi dilakukan. Tim gabungan, terdiri atas pemadam kebakaran, BPBD, Basarnas dan aparat kepolisian membongkar puing-puing bekas kebakaran tersebut. Proses evakuasi juga menerjunkan dua alat berat.
Rian (31), menantu korban menceritakan, saat kejadian di dalam ruko terdapat enam orang, yang terdiri atas ayah mertua, istrinya, dan dua anaknya serta keluarga.
Api pertama kali terlihat di lantai dasar rumahnya. Ketika kebakaran terjadi, ayah mertua sempat membantu seluruh anggota keluarga untuk keluar rumah menyelamatkan diri.
Dikarenakan api sudah membakar seluruh lantai dasar, mereka menyelamatkan diri dari lantai dua, melompat dari balkon lantai dua ke atas mobil box yang terparkir tepat di depan ruko.
Setelah seluruh anggota keluarga berhasil keluar, ayah mertuanya berusaha masuk kembali, namun api semakin besar dan tak kunjung keluar. “Ayah sempat menyelamatkan anak dan cucunya. Setelah keluar semua dia berusaha masuk lagi, tidak bilang mau cari apa, pas masuk, tidak keluar-keluar,” katanya.
Ia mengungkapkan, kondisi istri, anak, serta anggota keluarganya yang berhasil selamat dalam keadaan baik-baik, tanpa mengalami luka.
Sekretaris Forum Komunikasi Pemadam Kebakaran Kalimantan Barat, Eddy Zulkarnaen mengaku menerima laporan kebakaran pada sekira pukul 02.00. Saat tim pemadam kebakaran tiba di lokasi, kondisi api sudah membesar dan membakar sejumlah ruko.
Menurut Eddy, proses pemadaman sedikit mengalami kendala karena terbatasnya sumber air. Api menghanguskan sepuluh bangunan. Dari sepuluh bangunan yang terbakar, lima di antaranya mengalami rusak parah.
Selain itu, api juga melahap tiga unit mobil dan dua kendaraan bermotor. “Untuk penyebab, kami masih belum tahu, tetapi untk sumber api berasal dari ruko yang berada di deretan ujung. Ruko distributor makanan ringan,” katanya.
Setelah dilakukan pencarian lebih dari delapan jam, Yongki Fransipin, korban yang dilaporkan hilang dalam peristiwa kebarakan berhasil ditemukan, pukul 13.30. Jasad korban ditemukan sekitar pintu keluar dengan tertimbun reruntuhan.
Kapolres Kubu Raya, AKBP Yani Permana mengatakan, proses pencarian korban dilakukan sejak pukul 05.00. “Korban sudah ditemukan. Posisinya ada di depan pintu. Kemungkinan besar korban berusaha keluar dengan membuka pintu untuk keluar toko,” kata Yani.
Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Soedarso. Sementara untuk mengetahui penyebab kebakaran, pihaknya berkoordinasi dengan tim Inafis Polda Kalbar.
“Untuk mengetahui penyebab kebakaran, selanjutnya akan ditangani tim dari Inafis Polda Kalbar,” pungkasnya.(arf) Editor : Super_Admin