PONTIANAK POST - Sejumlah peristiwa berkaitan dengan pemerintah hingga peristiwa terjadi di Indonesia khususnya di Kalimantan Barat hari ini.
Beritanya beragam, mulai dari Kanada dan Rusia Ajukan Proposal Bangun PLTN di Kalbar, Ketapang Dikepung Banjir, dan 25.044 Warga Kapuas Hulu Terancam Tak Bisa Berobat.
Berita lainnya Satpol PP Pontianak Bongkar Kafe Tanpa Izin di Jalan Gajah Mada dan Wagub Kalbar Krisantus Tolak Ormas Pengganggu.
Berikut sejumlah berita menarik Pontianak Post hari ini:
- Kanada dan Rusia Ajukan Proposal Bangun PLTN di Kalbar
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan Kanada dan Rusia sudah mengajukan proposal untuk turut serta mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia.
“Kanada, saya sudah ketemu sama menterinya. Rusia (juga). Ada beberapa negara lain yang saya tidak bisa ungkapkan,” ucap Bahlil setelah menghadiri Jakarta Geopolitical Forum IX/2025 Lemhannas RI di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa.
Selengkapnya di sini
- Ketapang Dikepung Banjir, Ribuan Rumah Terendam Akibat Luapan Sungai Pawan
Sebanyak 11.037 unit rumah dilaporkan terdampak banjir di Kabupaten Ketapang. Dari jumlah tersebut, 5.544 unit rumah terendam, dan hingga kini masih dalam kondisi tergenang. Banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan Sungai Pawan meluap pada 19–20 Juni 2025.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat menyebutkan, total warga terdampak mencapai 6.311 kepala keluarga (KK) atau 18.054 jiwa. Banjir melanda 19 desa di empat kecamatan, yaitu Nanga Tayap, Sandai, Hulu Sungai, dan Pemahan.
Selengkapnya di sini
- Satpol PP Pontianak Bongkar Kafe Tanpa Izin di Jalan Gajah Mada
Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak membongkar satu unit bangunan kafe yang berdiri tanpa persetujuan bangunan gedung (PBG) di Jalan Gajah Mada, Selasa (24/6).
Tindakan ini merupakan langkah terakhir setelah pengelola kafe mengabaikan enam kali surat peringatan sejak akhir 2024.
Kepala Satpol PP Kota Pontianak, Ahmad Sudiyantoro, menjelaskan pembongkaran dilakukan berdasar laporan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pontianak mengenai pelanggaran terhadap peraturan daerah.
Selengkapnya di sini
- Wagub Kalbar Tegaskan Kalbar Jadi Provinsi Paling Toleran, Tolak Ormas Pengganggu
Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menyampaikan bahwa Kota Singkawang telah menjadi kota toleransi, dan cita-cita Gubernur serta Wakil Gubernur adalah menjadikan Provinsi Kalimantan Barat sebagai provinsi yang paling toleran.
“Rasa aman dan toleransi adalah hal yang fundamental. Kami tidak akan menoleransi organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menjadi pengganggu di Kalimantan Barat,” imbuhnya.
Selengkapnya di sini
- 25.044 Warga Kapuas Hulu Terancam Tak Bisa Berobat akibat Penonaktifan BPJS Massal
Puluhan ribu warga kurang mampu di Kabupaten Kapuas Hulu menghadapi risiko tak mendapatkan layanan kesehatan tahun 2025. Hal itu menyusul penonaktifan massal kepesertaan BPJS/Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh pemerintah pusat maupun PBI daerah.
Achmad Syahrizal Kabid Sosial Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kapuas Hulu menyampaikan untuk peserta PBI JKN Pemerintah Pusat yang dinonaktifkan berjumlah 3.292 jiwa sementara untuk peserta JKN PBI Daerah yang dinonaktifkan berjumlah 21.752 jiwa.