PONTIANAK POST – Kapal pesiar berbendera Malta, Celestyal Discovery, resmi melintasi Selat Hormuz pada Jumat (17/4).
Kapal ini menjadi armada pertama yang melewati jalur strategis tersebut sejak dibuka kembali.
Dilansir Anadolu, data pelacakan kapal menunjukkan posisi Celestyal Discovery berada di Teluk Arab sejak awal Maret lalu.
Kapal milik perusahaan Yunani ini akhirnya bisa melanjutkan perjalanan setelah terjebak cukup lama.
Dampak Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Sebelumnya, sekitar 2.000 kapal terdampar di wilayah Teluk. Kondisi ini terjadi setelah Iran menutup selat tersebut akibat serangan AS-Israel pada 28 Februari lalu.
Presiden AS, Donald Trump, mengonfirmasi kabar baik ini pada Jumat waktu setempat. Ia menyatakan bahwa jalur perairan tersebut kini sudah dapat diakses sepenuhnya.
"Jalur perairan tersebut sekarang sepenuhnya terbuka," ujar Trump.
Baca Juga: Selat Hormuz Dibuka Iran, Donald Trump Tetap Lanjutkan Blokade Laut
Blokade Militer AS Tetap Berlanjut
Meski selat sudah terbuka, Trump menegaskan blokade angkatan laut AS terhadap Iran belum berakhir.
Kebijakan ini masih berlaku ketat bagi semua pelabuhan di Iran.
Trump menyebutkan blokade baru akan dicabut setelah seluruh transaksi dengan Teheran tuntas.
"Blokade tetap ada hingga transaksi selesai 100 persen," tambahnya.
Baca Juga: Selat Hormuz akan Ditutup Iran Lagi Jika Blokade AS Terus Berlanjut
Saat ini, pembukaan Selat Hormuz diharapkan mampu mengurai kemacetan logistik laut yang sempat lumpuh.
Para operator kapal mulai bersiap menggerakkan armada mereka kembali.
Editor : Uray Ronald