Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Dunia Sorot Aksi Tak Bermoral Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus Kristus

Aristono Edi Kiswantoro • Senin, 20 April 2026 | 23:42 WIB
Tangkapan layar aksi perusakan patung Yesus di Lebanon selatan yang viral di media sosial dan memicu kecaman global.
Tangkapan layar aksi perusakan patung Yesus di Lebanon selatan yang viral di media sosial dan memicu kecaman global.

 

PONTIANAK POST - Sebuah patung Yesus yang hancur di tanah konflik memantik luka baru—bukan hanya bagi umat beriman, tetapi juga nurani dunia.

Foto seorang tentara Israel merusak patung Yesus Kristus di Lebanon selatan viral dan memicu kecaman internasional.

Gambar itu memperlihatkan prajurit memukul patung dengan palu di Desa Debl, dekat perbatasan Israel.

Aksi tersebut dinilai sebagai penodaan simbol keagamaan di tengah konflik yang masih memanas.

Militer Israel mengonfirmasi keaslian foto yang telah ditonton lebih dari 5 juta kali di media sosial.

Dalam pernyataannya, militer menyebut prajurit itu sedang menjalankan operasi di Lebanon selatan.

Namun, investigasi internal langsung dibuka.

“Langkah yang tepat akan diambil sesuai hasil penyelidikan,” demikian pernyataan resmi mereka.

Kecaman datang dari berbagai kalangan, termasuk politisi Palestina di Israel.

Ayman Odeh menyindir tajam melalui media sosial.

“Kita tunggu apakah akan disebut prajurit itu merasa terancam oleh sosok Yesus,” ujarnya.

Nada serupa disampaikan Ahmad Tibi yang menilai tindakan tersebut bagian dari pola berulang.

Ia menyoroti serangan terhadap situs keagamaan yang dinilai kerap terjadi tanpa konsekuensi.

“Ketika perusakan masjid dan gereja dibiarkan, maka tidak heran tindakan seperti ini muncul,” katanya.

Data juga menunjukkan kekerasan terhadap simbol keagamaan bukan kasus tunggal.

Sedikitnya 201 insiden kekerasan terhadap umat Kristen tercatat sejak 2024 hingga 2025.

Sebagian besar terjadi di Yerusalem Timur dengan berbagai bentuk pelecehan hingga vandalisme.

Di sisi lain, militer Israel menyebut tindakan prajurit itu bertentangan dengan nilai pasukan.

Mereka juga berjanji membantu pemulihan patung yang dirusak.

Namun, langkah tersebut belum meredam kritik global.

Banyak pihak menilai insiden ini mencerminkan persoalan lebih besar: perlindungan kebebasan beragama di tengah konflik.

Di antara reruntuhan dan suara perang, simbol suci kembali menjadi korban. (jpc)


Infografis – Fakta Penting

Poin Keterangan
Lokasi Desa Debl, Lebanon Selatan
Insiden Patung Yesus dirusak tentara
Status Diinvestigasi militer Israel
Reaksi Kecaman internasional
Data 201 insiden kekerasan terhadap umat Kristen
Dampak Sorotan kebebasan beragama

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Israel Lebanon #patung Yesus dirusak #kebebasan beragama #konflik timur tengah #Kecaman internasional