Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Masjid di Rotterdam Diserang, Komunitas Muslim Belanda Soroti Keterlambatan Respons Polisi

Uray Ronald • Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:15 WIB
Masjid Mevlana, Rotterdam. (Anadolu)
Masjid Mevlana, Rotterdam. (Anadolu)

 

ROTTERDAM – Sebuah masjid di Rotterdam, Belanda, menjadi sasaran vandalisme oleh enam orang tak dikenal pada Jumat (30/5) dini hari WIB.

Islamic Foundation Netherlands (ISN) menyatakan para pelaku merusak fasilitas Masjid Mevlana, melempar botol bir, serta mengencingi bagian depan bangunan, sementara polisi disebut baru tiba setelah para penyerang meninggalkan lokasi.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 22.40 GMT atau 05.40 WIB itu kembali memunculkan kekhawatiran mengenai meningkatnya tindakan yang menargetkan komunitas Muslim di Belanda.

ISN telah mengajukan laporan pidana resmi dan meminta aparat menjadikan kasus tersebut sebagai investigasi prioritas.

Baca Juga: Prajurit Israel Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon Selatan, Dunia Mengecam

Kronologi Penyerangan Masjid Mevlana di Rotterdam

Serangan terjadi ketika enam pelaku tak dikenal mendatangi Masjid Mevlana di Rotterdam pada malam hari.

Berdasarkan pernyataan resmi ISN, para pelaku merusak dinding mosaik masjid, melemparkan sejumlah botol bir ke arah bangunan, serta melakukan tindakan yang dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap tempat ibadah dengan mengencingi bagian fasad depan.

Pengurus masjid disebut berulang kali menghubungi kepolisian selama insiden berlangsung. Namun, menurut ISN, petugas baru tiba setelah seluruh pelaku meninggalkan area masjid.

Belum ada informasi resmi mengenai identitas pelaku maupun motif pasti di balik aksi tersebut.

Hingga saat ini, aparat keamanan masih melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana perusakan dan kemungkinan unsur kebencian terhadap kelompok agama tertentu.

Baca Juga: Dunia Sorot Aksi Tak Bermoral Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus Kristus

Komunitas Muslim Mengaku Semakin Merasa Terancam

ISN menegaskan bahwa insiden di Masjid Mevlana bukan hanya persoalan kerusakan fisik bangunan, tetapi juga berdampak pada rasa aman jemaah.

Organisasi tersebut menyebut banyak umat muslim di Belanda merasa semakin terancam karena meningkatnya kasus yang menyasar masjid dan komunitas Muslim.

Dalam pernyataannya, ISN menyoroti penilaian aparat yang disebut tidak menganggap kejadian tersebut sebagai ancaman yang membutuhkan intervensi langsung saat laporan pertama kali disampaikan.

Baca Juga: Penembakan Islamic Center di San Diego, Dua Pelaku Remaja Tewas Bunuh Diri

Menurut ISN, kondisi tersebut sulit dipahami mengingat tempat ibadah merupakan fasilitas publik yang harus mendapat perlindungan maksimal.

Organisasi itu menekankan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk menjalankan ibadah tanpa intimidasi, ancaman, maupun rasa takut.

Kekhawatiran serupa juga pernah disuarakan sejumlah organisasi masyarakat sipil di Eropa yang mencatat meningkatnya laporan terkait islamofobia, ujaran kebencian, dan tindakan vandalisme terhadap tempat ibadah muslim dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Brimob Amankan Iduladha di Sintang, Sejumlah Masjid dan Titik Keramaian Jadi Sasaran Patroli

ISN Ajukan Laporan Pidana dan Minta Investigasi Prioritas

Menanggapi insiden tersebut, Islamic Foundation Netherlands telah mengajukan pengaduan pidana resmi kepada pihak berwenang.

Organisasi itu meminta agar kasus penyerangan Masjid Mevlana diproses sebagai investigasi prioritas untuk memastikan pelaku segera diidentifikasi dan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

ISN juga menegaskan bahwa keterlambatan respons aparat menjadi perhatian serius yang perlu dievaluasi.

Selain mengusut pelaku, organisasi tersebut berharap ada langkah konkret untuk meningkatkan perlindungan terhadap rumah ibadah dan jamaah.

Baca Juga: Aliansi Umat Islam Bersatu Datangi DPRD Kalbar, Desak Penuntasan Laporan Dugaan Penistaan Agama

Hingga Jumat malam waktu setempat, kepolisian Belanda belum mengumumkan adanya penangkapan terkait kasus tersebut. 

Proses penyelidikan masih berlangsung dengan mengumpulkan rekaman kamera pengawas dan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian.

Serangan Terhadap Tempat Ibadah Menjadi Sorotan Hak Asasi Manusia

Serangan terhadap tempat ibadah tidak hanya dipandang sebagai tindak kriminal biasa, tetapi juga berpotensi menyentuh aspek kebebasan beragama dan hak asasi manusia.

Berbagai konvensi internasional, termasuk yang diakui negara-negara Eropa, menjamin hak setiap individu untuk menjalankan keyakinannya tanpa ancaman atau diskriminasi.

Baca Juga: Penembakan Islamic Center San Diego, Wali Kota Todd Gloria Jamin Keamanan Komunitas Muslim

Kasus di Rotterdam menjadi perhatian karena terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran komunitas muslim mengenai keamanan tempat ibadah mereka. 

Sejumlah pengamat menilai penegakan hukum yang cepat dan transparan menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan publik serta mencegah terulangnya insiden serupa.

Sementara itu, jamaah Masjid Mevlana berharap pihak berwenang dapat segera mengungkap pelaku dan memberikan jaminan keamanan agar aktivitas ibadah dapat berlangsung normal tanpa rasa khawatir.(ant/aa)

Editor : Uray Ronald
#masjid Rotterdam diserang #Masjid Mevlana Rotterdam #Islamic Foundation Netherlands #serangan terhadap Muslim di Belanda #vandalisme masjid Belanda