Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

AS Tak Jelas, Iran Tinggalkan Meja Perundingan

Aristono Edi Kiswantoro • Senin, 22 Juni 2026 | 23:15 WIB
Menlu Iran Abbas Araghchi. (IRNA)
Menlu Iran Abbas Araghchi. (IRNA)

PONTIANAK POST - Delegasi Iran telah meninggalkan Swiss dan kembali ke Teheran setelah menyelesaikan rangkaian pembicaraan dengan perwakilan Amerika Serikat. Informasi tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Senin (22/6/2026).

Melalui akun Telegramnya, Araghchi menyebut rombongan Iran yang dipimpin Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf telah bertolak dari lokasi perundingan di Swiss menuju Teheran.

Menurut Araghchi, delegasi tersebut menjalani konsultasi intensif dengan pihak Amerika Serikat selama sekitar 18 jam.

Sebelumnya, media Al Mayadeen pada Ahad (21/6) melaporkan bahwa Teheran baru akan kembali melanjutkan dialog dengan Washington apabila Presiden Donald Trump menyampaikan permintaan maaf dan Israel menarik pasukannya dari wilayah selatan Lebanon.

Di sisi lain, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menyatakan pembicaraan dengan Amerika Serikat yang berlangsung di Swiss menunjukkan perkembangan positif. Ia mengatakan tim teknis dari kedua negara masih melanjutkan upaya untuk merealisasikan nota kesepahaman (MoU) yang telah dicapai.

Baghaei menambahkan, rincian lebih lanjut mengenai hasil pembicaraan tersebut akan disampaikan oleh Qatar dan Pakistan.

Perundingan teknis antara Iran dan Amerika Serikat dengan fasilitasi Pakistan dan Qatar digelar secara tertutup di kawasan resor pegunungan Burgenstock, Swiss, pada Ahad (21/6). (ant)

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Abbas Araghchi #Mohammad Bagher Ghalibaf #Perundingan Iran-AS #nota kesepahaman Iran Amerika Serikat #negosiasi Swiss Burgenstock