China Temukan Tambang Emas 1.444 Ton, Lokasi Masih Dirahasiakan

Efprizan • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 11:54 WIB
Tiongkok menemukan tambang emas Dadonggou di Provinsi Liaoning dengan perkiraan cadangan mencapai 1.444 ton. (AI/Pontianak Post)
Tiongkok menemukan tambang emas Dadonggou di Provinsi Liaoning dengan perkiraan cadangan mencapai 1.444 ton. (AI/Pontianak Post)

PONTIANAK POST - Tiongkok menemukan tambang emas Dadonggou di Provinsi Liaoning dengan perkiraan cadangan mencapai 1.444 ton, tetapi lokasi pasti tambang terbesar yang ditemukan negara itu sejak 1949 tersebut belum diumumkan kepada publik.

Penemuan itu dikonfirmasi Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok pada Juli 2025 setelah eksplorasi di wilayah timur Provinsi Liaoning dinyatakan selesai.

Menurut laporan Global Times dan Xinhua News, tambang Dadonggou mengandung sekitar 2,586 miliar ton bijih dengan kadar emas rata-rata 0,56 gram per ton.

Jumlah tersebut diperkirakan setara dengan sekitar 1.444 ton emas yang menjadikan Dadonggou sebagai salah satu penemuan emas terbesar dalam sejarah Tiongkok.

Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok menyebut Dadonggou sebagai tambang emas "super besar" dan proyek tersebut telah melewati penilaian kelayakan ekonomi pendahuluan.

Baca Juga: Kuda Laut, Komoditas Emas yang Belum Tergarap

Dikerjakan 1.000 Teknisi dalam 15 Bulan

Eksplorasi tambang Dadonggou dilakukan Perusahaan Geologi dan Mineral Liaoning yang merupakan perusahaan milik negara.

Hampir 1.000 teknisi dan pekerja dilibatkan dalam proyek eksplorasi tersebut.

Proses survei dan eksplorasi dilaporkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 15 bulan.

Meski kadar emas rata-rata di dalam bijih tergolong relatif rendah, besarnya volume cadangan menjadikan proyek tersebut bernilai strategis bagi sektor pertambangan Tiongkok.

Penemuan tersebut juga memperlihatkan besarnya sumber daya dan tenaga teknis yang dikerahkan Tiongkok untuk mempercepat pencarian cadangan mineral baru.

Baca Juga: Kalbar Bisa Jadi Pusat Rare Earth Nasional Setelah Perminas Gandeng Midwest Limited India

Lokasi Tepat Tambang Belum Dibuka

Hingga lebih dari setahun setelah proses eksplorasi diumumkan, pihak berwenang belum mengungkap lokasi pasti tambang emas Dadonggou.

Pemerintah hanya menyebut tambang tersebut berada di wilayah timur Provinsi Liaoning.

Belum dijelaskan alasan detail lokasi tambang tersebut belum diumumkan secara terbuka kepada publik.

Kerahasiaan lokasi itu menjadi salah satu perhatian karena Dadonggou disebut sebagai tambang emas tunggal terbesar yang ditemukan Tiongkok sejak berdirinya Republik Rakyat Tiongkok pada 1949.

Baca Juga: Residu Bauksit 10 Juta Ton per Tahun Bisa Diolah Jadi Logam Tanah Jarang Bernilai Tinggi

Tiongkok Gencarkan Pencarian Cadangan Emas

Penemuan Dadonggou merupakan bagian dari peningkatan aktivitas eksplorasi mineral yang dilakukan Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2024, Tiongkok juga mengumumkan penemuan tambang emas dengan cadangan lebih dari 1.000 ton di Provinsi Hunan.

Pada tahun yang sama, Tiongkok mengumumkan penemuan tambang lain dengan cadangan lebih dari 40 ton emas di Provinsi Gansu.

Data resmi menunjukkan produksi emas Tiongkok pada 2024 mencapai lebih dari 377 ton atau meningkat 0,56 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Danantara Kejar Pembangunan Pabrik Magnet dari Logam Tanah Jarang, Dukung Program Industri EV

Konsumsi emas domestik pada tahun yang sama mencapai lebih dari 985 ton dengan permintaan emas batangan dan koin emas meningkat lebih dari 24 persen.P

Peningkatan permintaan tersebut mencerminkan kecenderungan masyarakat Tiongkok memanfaatkan emas sebagai salah satu instrumen untuk melindungi aset di tengah ketidakpastian ekonomi global. (*)

Editor : Efprizan
tambang emas China emas 1.444 ton tambang Dadonggou Provinsi Liaoning