PONTIANAK POST - Rutinitas skincare sering dianggap sebagai kunci mendapatkan kulit sehat dan glowing.
Namun, tidak sedikit orang yang sudah rajin menggunakan serum dan moisturizer, tetapi wajah tetap terlihat kusam.
Dilansir dari Jawapos, Direktur Eva Mulia Clinic, dr Eddy Widjaja, menyatakan kondisi tersebut belum tentu disebabkan oleh produk skincare yang digunakan.
Baca Juga: Kandungan Antioksidan Mentimun Baik untuk Perawatan Kulit Wajah Sehari-hari
Salah satu penyebab yang kerap luput diperhatikan adalah penumpukan sel kulit mati di permukaan kulit.
Sel Kulit Mati Bisa Menghambat Kerja Skincare
Eddy menjelaskan bahwa kulit memiliki siklus regenerasi alami sekitar satu bulan. Dalam proses tersebut, sel kulit mati seharusnya terangkat secara alami dan digantikan oleh sel kulit baru.
Namun, ketika proses pengangkatan tidak berlangsung sempurna, kulit dapat terlihat kusam meskipun seseorang sudah rutin menggunakan berbagai produk perawatan.
Baca Juga: Tak Cukup Skincare, Jerawat Perlu Diatasi dari Dalam: Ini Minuman Alami yang Efektif Mengatasinya
"Sudah pakai skincare OTC (over-the-counter) namun tujuan belum tercapai, silakan dipertimbangkan untuk treatment dan konsultasi dengan dokter," ujarnya.
Saat Skincare Saja Tidak Lagi Cukup
Menurut Eddy, kondisi tersebut bisa menjadi sinyal bahwa kulit membutuhkan perawatan tambahan selain skincare harian.
Baca Juga: Kulit Sehat dan Glowing: Ini 5 Bahan Alami yang Bisa Dicoba di Rumah, Tak Perlu Skincare Mahal
Perawatan tambahan diperlukan untuk membantu proses regenerasi kulit sehingga produk skincare yang digunakan dapat bekerja lebih optimal dan terserap dengan baik.
Kondisi Kulit Dipengaruhi Banyak Faktor
Eddy menambahkan bahwa kondisi kulit setiap orang berbeda. Karena itu, kebutuhan perawatannya juga tidak bisa disamaratakan.
Paparan sinar matahari, pola makan, hormon, hingga tingkat stres dapat memengaruhi kesehatan kulit seseorang. Karena itulah, penanganan kulit idealnya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing individu.
"Keluhan masing-masing orang juga tidak sama. Karena itu, treatment disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kulit," lanjutnya. (*)
Editor : Chairunnisya