PONTIANAK POST - Merawat kulit tidak cukup hanya mengikuti tren yang sedang populer. Setiap orang memiliki kondisi kulit yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan perawatan yang berbeda pula.
Dilansir dari Jawapos, Direktur Eva Mulia Clinic, dr Eddy Widjaja, menegaskan bahwa treatment wajah harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kulit masing-masing individu.
Banyak Faktor Memengaruhi Kondisi Kulit
Menurut Eddy, kesehatan kulit dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari luar maupun dari dalam tubuh.
Baca Juga: Sudah Rajin Skincare tapi Wajah Kusam, Ini Penyebab yang Sering Terlewat
Paparan sinar matahari, asupan nutrisi, kondisi hormon, hingga tingkat stres dapat memberikan dampak langsung terhadap kondisi kulit seseorang.
"Keluhan masing-masing orang juga tidak sama. Karena itu, treatment disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kulit," katanya.
Kulit Cerminan Kondisi Tubuh
Eddy menjelaskan bahwa kulit merupakan organ terbesar dalam tubuh manusia. Karena itu, perubahan kondisi tubuh sering kali langsung terlihat pada kulit.
Baca Juga: Tak Cukup Skincare, Jerawat Perlu Diatasi dari Dalam: Ini Minuman Alami yang Efektif Mengatasinya
Kurang tidur, kelelahan, hingga kebiasaan begadang dapat memengaruhi kesehatan kulit dan membuat wajah terlihat kurang segar.
"Kurang tidur nih misalnya karena begadang nonton drama Korea ya kan, itu juga memengaruhi. Langsung terlihat di kulit," jelasnya.
Treatment Jadi Investasi Kesehatan Kulit
Dalam kesempatan yang sama, aesthetic expert Eva Mulia Clinic dr Lie Man mengungkapkan bahwa treatment wajah kini bukan lagi sesuatu yang tabu.
Baca Juga: Kulit Sehat dan Glowing: Ini 5 Bahan Alami yang Bisa Dicoba di Rumah, Tak Perlu Skincare Mahal
Menurutnya, perawatan wajah telah berkembang menjadi bagian dari investasi kesehatan kulit jangka panjang.
"Tujuan treatment bukan lagi sekadar mengejar penampilan, tetapi menjadi bagian dari investasi kesehatan kulit jangka panjang," ujarnya. (*)
Editor : Chairunnisya