Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Murid SD Sepan Mencari Guru

Administrator • Jumat, 31 Januari 2020 | 08:50 WIB
PEDALAMAN: Kondisi SDN 16 Sepan yang memprihatinkan. Disamping itu, ketiadaan guru membuat muridnya lebih sering tidak pergi sekolah. Saat jam sekolah, kebanyakan mereka hanya bermain. ISTIMEWA
PEDALAMAN: Kondisi SDN 16 Sepan yang memprihatinkan. Disamping itu, ketiadaan guru membuat muridnya lebih sering tidak pergi sekolah. Saat jam sekolah, kebanyakan mereka hanya bermain. ISTIMEWA
Potret Buram Pendidikan di Pedalaman Kalbar

PUTUSSIBAU- Sebuah video berjudul Kisah Pilu Murid SDN No16 Sepan yang Mencari Guru” beredar luas di jejaring sosial WhatsUp. Video berdurasi 2 menit 20 detik itu pertama kali diunggah oleh Stepanus Mulyadi di cannel youtube, 26 Januari 2020 lalu.

Sepintas, video itu mengambarkan bagaimana kondisi pendidikan di daerah pedalaman itu. Mulai dari minimnya sarana prasarana sekolah, dan ketidaktersediaan guru.

Stefanus mengambil video itu saat dirinya mendampingi turis asing asal Selandia Baru dan Inggris yang mengunjungi Dusun Sepan, Kecamatan Kareho yang sedang berwisata alam dan budaya suku adat Punan.   Saat mengelilingi jalan perkampungan itu, kata Stefanus, dirinya menjumpai anak-anak yang sedang dudukdi depan rumah. Ada juga yang tengah bermain di sungai.Padahal saat itu jam sekolah.

“Saya penasaran, kenapa mereka tidak sekolah. Mereka jawab tidak ada guru,” kata Stefanus Mulyadi, kemarin.

Menurutnya, guru tidak datang sejak libur Natal 2019 lalu. Padahal, sekolah dasar di dusun itu memiliki enamguru yang berstatus sebagai PNS dan honorer.

“Artinya selama Januari 2020 ini, tidak ada kegiatan belajar mengajar di sekolah itu,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, ia pun mengunjungi SD Negeri No. 16 Sepan. Kondisinya cukup memprihatinkan. Lingkungan sekolah terlihat kotor, menandakan sekolahan itu tidak ada aktivitas belajar mengajar. Bangunan sekolah semi premanen itu juga terlihat ada kerusakan, terutama di bagian langit-langit.

“Saat kami datang ke sana, kondisi sekolahannya cukup mengkhawatirkan. Kotor dan sebagian langit-langitnya rusak,” sambung pria yang aktif di YayasanMerangat ini.

Dusun Sepan merupakan satu dari tiga dusun di daerahpedalaman Kalimantan Barat, tepatnya di Desa Kereho, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu.Selain Dusun Sepan, ada dusun Salin dan Dusun Belatung.

Jarak dari ibukota kabupaten menuju Dusun Sepan terbilang cukup jauh. Untuk menuju ke sana harus ditempuh menggunakan jalur sungai beriam. Longboat menjadi satu-satunya alat transportasi di sana.

​Potret buram pendidikan di pedalaman Kalimantan Barat juga tergambar jelas di Dusun Belatung, Desa Kareho, Kecamatan Putussibau Selatan.

Dusun ini berada di hulu sungai Bekohuk, berbatasan dengan dua provinsi, Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.Pontianak Post pernah mengunjungi daerah ini.

Untuk mencapai ke dusun itu memang tidak mudah. Kita harus menempuh perjalanan dengan melintasi derasnya arus sungai dan berjalan. (arf) Editor : Administrator
#Kapuas Hulu #putussibau