"Tetapi dimaknai bahwa Tuhan sang pemberi rizki yang sungguh maha baik dan maha murah," ucap Bupati. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa misa syukur gawai ini merupakan wujud rasa syukur kemurahan Tuhan atas semua hasil yang diperoleh.
Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga keberlangsungan adat, seni, dan budaya secara konsisten dan bertanggungjawab. "Laksanakan kegiatan adat budaya seperti yang kita laksanakan dalam gawai Dayak Kantu' ini. Pesta syukuran panen atau yang sering kita sebut perayaan gawai Dayak, ini adalah salah satu tempat atau sarana untuk lebih mencintai kebudayaan," ucap Bupati.
Masih dalam situasi pandemi Covid-19, Bupati mengingatkan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. "Masyarakat tidak boleh lengah dan tetap melaksanakan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan selalu berperilaku hidup bersih dan sehat," pesan Bupati.
Misa Gawai Dayak Kantu' dan Syukur Panen dalam satu rangkaian merupakan ungkapan rasa terima kasih dan pujian kepada Sang Pencipta atas berkat panen dan usaha selama setahun dari masyarakat Dayak Kantu.' Kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang di dalamnya terdapat pemberkatan benih dan alat-alat pertanian.
Hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Provinsi Kalbar Y. Alexander, Dandim 1206/PSB, Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, dan pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kapuas Hulu. (dRe) Editor : admin2