Hal ini disampaikan Dandim usai menjadi inspektur Upacara memperingati Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022 di Taman Makam Pahlawan Manalo Marajuang, Kecamatan Putussibau Utara, Selasa (28/6).
Untuk itu melalui momentum peringatan bersejarah ini, Dandim Letkol Inf Jemi mengajak generasi penerus saat ini agar jangan pernah kendor semangat dalam menjaga NKRI agar tetap kokoh dan tegak berdiri.
"Apalagi kita di daerah perbatasan, kita harus terus mewarnai bangsa Indonesia ini dengan segala macam karya - karya melalui profesi yang tentu berbeda berda, tetapi semua orang berhak melakukan tugas untuk menghormati para pahlawan yang telah berjuang mendasari kemerdekaan bangsa ini," ucap Dandim.
Dandim juga mengingatkan generasi muda saat ini agar terus meningkat prestasi dan menghindari perselisihan yang dapat merusak dan mengganggu kedaulatan NKRI.
"Kita harus selalu waspada dengan berbagai macam kepentingan yang dapat menggoyahkan, merongrong bangsa dan negara kita, seperti maraknya upaya peredaran narkoba yang masuk melalui wilayah perbatasan," jelas Dandim.
Oleh karenanya, Dandim mengajak masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu khususnya yang merupakan wilayah perbatasan ini harus terus berupaya menangkal upaya yang bisa melemahkan dan merusak generasi muda.
"Saya mengajak semua lapisan masyarakat, baik yang tua, muda maupun anak - anak, mari kita lakukan yang terbaik khususnya di Kalimantan Barat, mudahan Kalimantan Barat semakin menjadi pintu terdepan kedaulatan NKRI," seru Dandim Letkol Inf Jemi Oktis.
Peringatan hari berkabung daerah Provinsi Kalimantan Barat yang diperingati setiap Tanggal 28 Juni ini sebagai momentum mengenang peristiwa kelam yang pernah terjadi di Kalimantan Barat, tepatnya di Mandor pada masa pendudukan Jepang di tahun 1942-1944.
Untuk itu pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tahun 1977 pada 28 Juni saat peresmian Taman Makam Pahlawan Mandor menetapkan sebagai Hari Berkabung Daerah. (*/r) Editor : Syahriani Siregar