Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bupati Kapuas Hulu Tutup Gawai Dayak di Dusun Rantau, Keragaman Harus Direkat dengan Harmonis

A'an • Selasa, 16 Juli 2024 | 09:39 WIB
HADIR: Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan saat menghadiri gawai Dayak Ketemenggungan Suku Dayak Seberuang Ensilat ke 4 Tahun 2024.
HADIR: Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan saat menghadiri gawai Dayak Ketemenggungan Suku Dayak Seberuang Ensilat ke 4 Tahun 2024.

PUTUSSIBAU - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan menutup Gawai Dayak Ketemenggungan Suku Dayak Seberuang Ensilat ke 4 Tahun 2024, di Dusun Rantau Desa Nanga Nuar, Kecamatan Silat Hilir, Minggu (14/7).

Pada gawai tersebut, turut memperlombakan berbagai macam olahraga tradisional yang terdiri dari lomba menyumpit, pangkak gasing, pergelaran bujang dan dara gawai, fashion show serta melukis perisai.

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengapresiasi atas terselenggaranya acara Gawai Dayak Suku Seberuang Ensilat, karena esensi pelaksanaan gawai Dayak merupakan suatu ungkapan rasa syukur, atas segala berkat dan rezeki selama setahun yang telah berjalan.

“Saya senang melihat anak-anak muda mengikuti prosesi kegiatan ini, saya harap kepada tokoh adat agar bisa mentransfer pengetahuannya tentang adat dan budaya kepada generasi muda kita,” kata Bupati.

Bupati menyampaikan, Gawai Dayak Ketemenggungan sebagai ajang silaturahmi dalam rangka meningkatkan kekompakan dan kebersamaan.

“Mari tinggalkan perbedaan, Jangan sampai terjadi perpecahan diantara kita,” ucapnya. Bupati juga mengatakan gawai Dayak dilakukan seluruh sub suku yang ada di Kapuas Hulu. Ini wujud syukur dan berdoa agar kedepan dapat hasil berlimpah.

“Gawai Dayak ini adalah prosesi yang sakral. Ini aset budaya yang bisa jadi potensi wisata,” ucapnya.

Selain Dayak, kata Bupati Sis, ada beragam suku yang eksis di Kapuas Hulu. Keragaman tersebut harus terus direkat dengan hubungan yang harmonis.

“Kita punya visi misi Kapuas Hulu Hebat, yakni Harmonis, Energik, Berdayasaing, Amanah dan Terampil. Untuk visi Harmonis ini kita semua harus bersatu dan sama-sama membangun,” ujarnya.

Bupati karib disapa Bang Sis itu mengatakan, bahwa banyak undangan kepada dirinya untuk menghadiri acara gawai Dayak, mengingat Kapuas Hulu memiliki 22 sub suku Dayak, baik besar maupun kecil, sehingga pelaksanaan semua gawai-gawai ini kurang lebih di waktu yang sama.

“Saya mohon maaf apabila tidak bisa menghadiri semuanya, apabila ada jadwal yang pas, saya pasti hadir,” pungkas Bupati. (fik)

Editor : A'an
#Kapuas Hulu #tutup #bupati kapuas hulu #fransiskus diaan #Gawai Dayak #putussibau #gawai