PUTUSSIBAU - Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat menggandeng Perum Bulog Cabang Putussibau dalam gerakan pangan murah untuk membantu masyarakat mendapat kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
"Gerakan pangan murah itu upaya kita untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan barang yang berkualitas dengan harga terjangkau," kata Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas Hulu Triwati, di Putussibau Kapuas Hulu, Senin.
Triwati menjelaskan saat ini kondisi ekonomi masyarakat cukup sulit dengan harga kebutuhan pokok secara umum mengalami kenaikan yang juga berdampak terhadap masyarakat di Kapuas Hulu.
Gerakan pangan murah tersebut, untuk membantu meringankan beban masyarakat paket pangan yang disiapkan berupa sayur-sayuran, beras, gula dan minyak goreng.
"Semoga kegiatan itu dapat meringankan beban masyarakat serta upaya menekan inflasi di daerah," katanya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Putussibau Kartika menjelaskan dalam gerakan pangan murah itu pihaknya menyediakan beras stabilitas pasokan harga pangan (SPHP) sebanyak 2 ton di dalam kemasan 400 karung, beras premium sebanyak 504 kilogram, beras nanas madu sebanyak 504 kilogram, gula pasir sebanyak 500 kilogram, minyak goreng sebanyak 504 liter dan beras premium 20 kilogram.
Kartika mengatakan terus mendukung program pemerintah dalam upaya mengatasi inflasi serta menstabilkan harga kebutuhan pokok.
"Kami siap membantu pemerintah daerah dalam meringankan beban masyarakat terutama dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok," kata Kartika.
Stok Beras Cukup
Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Putussibau Kartika menyatakan ketersediaan atau stok beras di gudang diperkirakan mencukupi kebutuhan untuk tiga bulan ke depan dengan stok beras medium 163 ton dan beras premium 10 ton.
"Untuk beras medium dalam proses pengiriman 770 ton dan premium 50 ton, jika itu masuk semua maka stok cukur untuk tiga bulan ke depan," kata Kartika. Dia mengatakan permintaan masyarakat terhadap beras medium cenderung meningkat.
Peningkatan permintaan bisa jadi disebabkan telah selesainya masa panen di sentra produksi di Kalimantan Barat, sehingga pasokan beras yang beredar di masyarakat tidak sebanyak sebelumnya.
Oleh karenanya, Bulog Putussibau sudah menyiapkan stok yang cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ia menjelaskan untuk harga beras medium yaitu beras cadangan pemerintah (BCP) dijual sesuai dengan ketentuan harga di gudang Bulog sebesar Rp 11.300 per kilogram.
Sedangkan, untuk komoditi selain beras medium, harga mengikuti harga pasar. Di sisi lain, Kartika menyebutkan ketersediaan gula saat ini sebanyak 9,5 ton dan minyak goreng sebanyak 2.004 liter.
"Kami berharap masyarakat tidak perlu khawatir, karena stok beras kita aman, kami juga menyediakan pelayanan baik pendistribusian ke mitra dan juga menjual komoditi di kantor, agar masyarakat mudah mendapatkan," katanya. (ant)
Editor : A'an