PONTIANAK POS - Hingga saat ini masyarakat yang tinggal di daerah perhiliran sungai Kapuas Hulu masih terendam banjir. Hal ini disampaikan Kepala BPBD Kabupaten Kapuas Hulu Gunawan.
"Hampir daerah perhiliran Sungai Kapuas di Kapuas Hulu terjadi banjir dan ada sejumlah warga warga yang masih terendam banjir dan termasuk ruas jalan," katanya, kemarin.
Gunawan mengatakan, banjir di wilayah perhiliran sungai Kapuas, diakibatkan oleh debit air sungai Kapuas masih tinggi karena curah hujan di wilayah Kapuas Hulu masih terus terjadi.
"Memang banjir di wilayah perhiliran sungai Kapuas, debit air dari perhuluan sungai, turun ke hilir hingga merendam pemukiman warga berada di pesisir sungai Kapuas terutama daerah perhiliran," ujarnya.
Gunawan menjelaskan, dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu sudah melakukan penyaluran bantuan sembako ke sejumlah masyarakat yang terdampak banjir wilayah perhiliran sungai Kapuas.
"Kami terus berupaya dengan maksimal mungkin, untuk melakukan penanggulangan bencana alam seperti banjir di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu," ujarnya.
Gunawan juga meminta kepala desa dan camat untuk tetap melaporkan kondisi banjir di daerah masing-masing ke BPBD Kabupaten Kapuas Hulu.
"Tentunya supaya kami bisa mendata warga yang terdampak banjir, sehingga ketika ada bantuan sembako mudah untuk disalurkan," ungkapnya.
Seorang warga Kecamatan Bunut Hilir, Ahmad menyampaikan, sebelum lebaran rumah dirinya bersama warga lainnya di Desa Empangau sudah terendam banjir.
"Tapi sekarang sudah berangsur surat dan mudah-mudahan tidak menambah lagi debit air sungai Kapuas agar cepat surut, sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal seperti biasanya," ujarnya.
Ahmad berharap ada bantuan sembako dari pemerintah, karena saat musim banjir seperti ini pendapatan masyarakat mengalami penurunan seperti hari-hari biasanya.
Apalagi kalau banjir di daerah perhiliran sungai, biasanya cukup lama, karena debit air sungai Kapuas sangat sedikit alami surut, sehingga bisa memakan waktu lama hingga 1-2 bulan," ungkapnya.
Sebelumnya, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Fransiskus Diaan-Sukardi, telah meninjau lokasi banjir di wilayah perhiliran sungai seperti Kecamatan Bika dan Embaloh Hilir.
Kedua kepala daerah ini juga telah membagikan sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir, didampingi sejumlah pejabat daerah di Kabupaten Kapuas Hulu.
Diketahui bersama bahwa, kecamatan yang berada di perhiliran sungai Kapuas terdampak banjir seperti, Kecamatan Bika, Embaloh Hilir, Bunut Hilir, Jongkong, Selimbau, Suhaid, Semitau, dan Silat Hilir. (fik)
Editor : Hanif