PONTIANAK POST – Harapan panjang warga Desa Ariung Mendalam, Kecamatan Putussibau Utara, Kapuas Hulu akhirnya terwujud. Jembatan gantung yang sempat roboh pada 2023 kini berdiri kokoh dan sudah bisa dilintasi warga setelah dibangun ulang oleh Kementerian PUPR RI dengan dukungan Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, baru-baru ini meninjau langsung jembatan tersebut dan disambut hangat oleh masyarakat setempat. "Warga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat, Kementerian PUPR, serta Ketua Komisi V DPR RI, Bapak Lasarus, atas terbangunnya kembali jembatan ini," ujar Bupati.
Fransiskus mengungkapkan, pembangunan jembatan ini tak lepas dari usulan yang disampaikannya kepada Lasarus setelah jembatan lama roboh. Respon cepat dari pusat membuat pembangunan bisa dilaksanakan pada 2024. "Kami menyadari keterbatasan anggaran daerah. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah pusat sangat penting, apalagi Kapuas Hulu memiliki wilayah yang luas dan akses jalan yang panjang," katanya.
Fransiskus juga menuturkan, Pemkab Kapuas Hulu telah mengusulkan sejumlah ruas jalan ke dalam program Inpres Jalan Daerah tahun ini, dan meminta dukungan Lasarus untuk mengawal usulan tersebut ke Kementerian PUPR. Sementara itu, Laurensius, warga Desa Ariung Mendalam, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menyebut jembatan baru ini ibarat mimpi yang jadi kenyataan.
"Dulu jembatan ini terbuat dari kayu dan sudah rapuh. Setelah roboh tahun lalu, kami benar-benar kesulitan. Kini dengan jembatan baru, aktivitas warga, termasuk pelajar, bisa kembali lancar. Terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Pak Lasarus," ucapnya.
Camat Putussibau Utara, Yohanes Telajan, juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan yang dinilainya sangat krusial bagi warganya. "Jembatan ini membuka akses ke beberapa desa seperti Melapi dan Tanjung Karang. Kami berharap jembatan ini bisa dijaga bersama karena mendapatkan proyek seperti ini dari pusat tidak mudah," tegas Yohanes. (fik)
Editor : Hanif