PONTIANAK POST – Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kalimantan Barat, H. Andi Musa, berharap Pertamina dapat membantu memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) selama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIII tingkat provinsi yang akan digelar di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, pada 14–20 September 2025.
Harapan tersebut disampaikan Andi Musa saat rapat koordinasi persiapan MTQ di Sekretariat LPTQ Kalbar, Jumat (22/8). Menurutnya, panitia daerah telah menyampaikan kekhawatiran terkait potensi kelangkaan BBM, mengingat pergerakan peserta dan pendamping yang diperkirakan mencapai lebih dari 1.000 orang.
“Sekarang saja antrean panjang terlihat di SPBU, sementara harga eceran premium sangat mahal. Kami berharap Pertamina menambah ketersediaan stok BBM agar transportasi peserta tidak terkendala,” ujarnya.
Andi menambahkan, selama ini LPTQ tidak pernah melibatkan Pertamina dalam rapat persiapan. Namun, melihat kondisi di lapangan, pihaknya menilai perlu dilakukan koordinasi.
“Untuk pertama kalinya, kami akan mengajak Pertamina ikut dalam pembahasan karena ini menyangkut kelancaran transportasi dan distribusi logistik selama MTQ,” tegasnya.
Pihak Pertamina, kata Andi, siap mengakomodasi kebutuhan tersebut, namun meminta LPTQ Kalbar mengirimkan surat resmi sebagai rujukan untuk diteruskan ke Kantor Pertamina di Balikpapan.
Selain persoalan BBM, rapat juga membahas aspek keamanan dan transportasi. Polda Kalbar telah berkoordinasi dengan polres-polres di jalur yang akan dilalui kafilah, khususnya jalur darat. Untuk pengamanan di lokasi kegiatan, Polres Kapuas Hulu sudah melakukan persiapan.
Rapat ditutup dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan MTQ XXXIII dapat berjalan lancar.**
Editor : Hanif