PONTIANAK POST - Tim Gala Siswa Indonesia (GSI) Kabupaten Kapuas Hulu mencatat sejarah baru dengan menembus final GSI tingkat Provinsi Kalimantan Barat untuk pertama kalinya.
Meski demikian, mereka harus puas menjadi runner-up setelah takluk dari GSI Sambas dengan skor 2-0 pada laga final yang digelar di Stadion Utama Sultan Syarif Abdurrahman, Pontianak, Jumat (19/9) sore.
Sebelumnya, Kapuas Hulu berhasil melaju ke partai puncak setelah menundukkan GSI Ketapang dengan skor tipis 2-1.
Ajang tahunan ini juga menjadi ajang seleksi pemain untuk mewakili Kalbar di tingkat nasional. Tahun lalu, Kapuas Hulu sempat mengirimkan satu wakil, Ghaza Khatulistiwa, ke GSI nasional.
Pelatih Kepala GSI Kapuas Hulu, Muhamad Pemilu, mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya. “Ini sejarah bagi GSI Kapuas Hulu. Sebelumnya kami hanya sampai peringkat tiga, sekarang bisa masuk grand final. Anak-anak sudah tampil maksimal sejak awal,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah dan dinas terkait memberi perhatian lebih pada pembinaan atlet muda. “Capaian ini membuktikan potensi anak-anak kita luar biasa. Dengan pembinaan yang baik, kita bisa bersaing di tingkat nasional,” tambahnya.
Muhamad juga menyampaikan terima kasih kepada para pemain, official, pelatih, manajer tim, orang tua siswa, donatur, dan kepala sekolah yang mendukung perjalanan GSI Kapuas Hulu.
Ia turut mengapresiasi bantuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu serta dukungan anggota DPRD Kapuas Hulu Hambali dan anggota DPRD Provinsi Kalbar Wahyudin. (fik)
Editor : Hanif