Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Lasarus Pastikan Kapuas Hulu Terima Proyek Infrastruktur Terbesar di Kalbar 2025

Taufik As • Senin, 13 Oktober 2025 | 10:32 WIB
MENINJAU: Ketua Komisi V DPR RI Lasarus bersama Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan meninjau kondisi infrastruktur di wilayah perbatasan Kapuas Hulu–Sintang.
MENINJAU: Ketua Komisi V DPR RI Lasarus bersama Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan meninjau kondisi infrastruktur di wilayah perbatasan Kapuas Hulu–Sintang.

PONTIANAK POST – Ketua Komisi V DPR RI Lasarus memastikan Kabupaten Kapuas Hulu akan menjadi daerah dengan alokasi dukungan infrastruktur terbesar di Kalimantan Barat tahun 2025.

Kepastian itu disampaikan saat kunjungan kerjanya bersama rombongan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ke wilayah Kapuas Hulu beberapa waktu lalu.

Rombongan disambut langsung oleh Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan beserta jajaran di perbatasan Kapuas Hulu–Sintang.

Kunjungan tersebut difokuskan pada peninjauan sejumlah proyek pembangunan dan kondisi infrastruktur strategis di kabupaten paling timur Kalimantan Barat itu. “Kabupaten Kapuas Hulu sepertinya yang terbesar di Kalbar untuk tahun 2025, saat ini sedang dalam proses finalisasi data,” ujar Lasarus di sela peninjauan.

Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau ruas Inpres Jalan Daerah (IJD) dari Simpang Silat, sejumlah jembatan baily, hingga flyover untuk penanganan banjir. Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan Waterfront Siluk Putussibau serta proyek normalisasi Danau Jaras dan Danau Sinau.

Bupati Fransiskus Diaan menyampaikan apresiasi atas dukungan Lasarus dan pemerintah pusat yang terus mengawal program IJD di Kapuas Hulu sejak 2023. “Kami sangat bersyukur karena program ini benar-benar membawa manfaat besar bagi masyarakat Kapuas Hulu,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah menghadapi tantangan besar dalam mengelola 1.989 kilometer ruas jalan, yang terdiri atas 1.242 kilometer jalan kabupaten dan 747 kilometer jalan desa. “Dengan kondisi keuangan daerah saat ini, mustahil kami membangun seluruh ruas itu tanpa dukungan pusat,” tegas Fransiskus.

Sementara itu, Lasarus mengakui masih banyak jembatan di Kapuas Hulu yang memerlukan perbaikan, terutama jembatan rangka baja di Bongkong, Mentebah, dan Kalis, serta sejumlah jembatan kayu yang belum memenuhi standar. “Kami akan selesaikan semua,” tegasnya.

Selain persoalan jalan dan jembatan, Lasarus juga menyoroti tanjakan Bukit Biru yang menjadi masalah menahun, serta kondisi lingkungan dan fasilitas publik di beberapa titik yang akan masuk prioritas perbaikan tahun depan. (fik)

Editor : Hanif
#putusibau #DPR RI #pupr #ijd #kemenpupr #pemkab kapuas hulu