PONTIANAK POST - Kepala Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Regional Kalimantan Barat (Kalbar), Agus Kurniawi, memberikan penjelasan terkait dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa di Kabupaten Kapuas Hulu.
“Iya, benar terjadi kejadian menonjol di Kabupaten Kapuas Hulu,” kata Agus Kurniawi, Rabu (5/11) malam.
Ia menyebut, sebanyak 20 pelajar terdampak dalam peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, satu siswa sempat dirawat di fasilitas kesehatan, dan kini kondisinya telah membaik. Sementara 19 siswa lainnya menjalani perawatan jalan dan diperbolehkan pulang pada hari kejadian.
Agus menegaskan, pihaknya telah menghentikan sementara operasional Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) di wilayah tersebut hingga hasil uji sampel makanan keluar.
"Sementara SPPG-nya kami berhentikan operasional sampai menunggu hasil uji sampel makanan,” ujarnya.
Agus juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kapuas Hulu atas kejadian tersebut. “Saya memohon maaf kepada masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu atas kejadian ini, dan kami akan melakukan evaluasi secara rutin agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah kita,” tegasnya. (bar)
Editor : Miftahul Khair