PONTIANAK POST - Sepasang suami istri asal Desa Semangut Utara, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, dilaporkan tewas setelah mengalami kecelakaan tunggal tragis. Keduanya menabrak gorong-gorong proyek pembangunan jembatan yang berada di ruas jalan nasional Lintas Selatan, wilayah Dusun Bangan Permai, Desa Tanjung Intan, Kecamatan Mentebah, pada Minggu (7/12/2025), sekitar pukul 18.30 WIB (malam).
Korban tewas bernama Anuarman (50) dan istrinya, Sumarni Barnas (50). Kecelakaan terjadi saat korban melintas menggunakan sepeda motor dari arah Semangut menuju Purussibau.
Gorong-gorong yang ditabrak korban merupakan material proyek yang dikerjakan PT BJB yang diletakkan di badan jalan nasional, bahkan dilaporkan memakan separuh dari keseluruhan badan jalan. Ironisnya, lokasi proyek tersebut tidak dilengkapi dengan lampu penerangan maupun plang informasi yang memadai.
Kasus tersebut akhirnya diselesaikan secara damai, dimana kedua pihak dari keluarga korban dan perusahaan yakni Haryono selaku pelaksana dari PT BJB pun sudah bertanggungjawab dengan memberikan santunan kepada keluarga korban, Selasa (9/12).
Baca Juga: Tabrak Gorong-Gorong Proyek Jembatan di Kapuas Hulu, Sepasang Suami-Istri Tewas Mengenaskan
Ria keluarga korban menyampaikan, bahwa pada Selasa (9/12) kemarin, dari pihak perusahaan sudah datang kerumahnya sebagai bentuk tanggungjawab mereka, dimana mereka juga mengakui ada kelalaian.
"Tetapi masalah ini kami sudah anggap selesai karena perusahaan juga sudah bertanggungjawab dengan memberikan santunan dan kami juga tidak menuntut apa-apa lagi, " ujarnya.
Ria juga mengucapkan terimakasih kepada pengurus adat, pemerintah kecamatan hingga Polsek setempat yang sudah membantu memfasilitasi dalam menyelesaikan persoalan ini.
"Kami keluarga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu, " ucapnya.
"Intinya sudah tidak ada persoalan lagi, yang jelas ini musibah. Kita juga tidak mau hal ini terjadi. Lagipula kemarin saat terjadinya kecelakaan, kita juga sudah memasang rambu-rambu peringatan ada kegiatan proyek tersebut, kata Haryono selaku Pelaksana Proyek, Kamis (11/12).
Sementara itu Hambali Sekretaris Camat Bunut Hulu membenarkan, bahwa kasus kecelakaan tunggal terhadap dia warganya sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
"Kami dari pemerintah, mencoba memfasilitasi mediasi atas musibah yang menimpa Anuarman dan istrinya. Antara pihak keluarga korban dan perusahaan melalui pendekatan kekeluargaan dan adat setempat, " ujarnya.
Dirinya pun berterima kasih pada pihak korban sudah tabah menerima cobaan dan berlapang dada untuk bermediasi. "Dari pihak perusahaan juga dengan penuh tanggung jawab, membantu pihak korban, " pungkasnya. (fik)
Editor : Hanif