PONTIANAK POST - Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sibau Hulu Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu telah rampung dibangun.
Tuntasnya proyek tersebut menandai kesiapan koperasi untuk segera beroperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
Tri Tugas Tanto Kepala Desa Sibau Hulu mengatakan, gedung Koperasi Merah Putih ditempatnya sudah selesai dibangun. Dimana pelaksanaan pembangunan ini diawasi langsung Kodim 1206 PSB.
"Tidak lama lagi gedung Koperasi Merah Putih ini akan segera diresmikan," katanya, Selasa (3/2).
Tri mengatakan, selesai gedung Koperasi Merah Putih ditempatnya ini merupakan satu-satunya gedung Koperasi Merah Putih di Kapuas Hulu yang rampung duluan.
Dirinya mengharapkan, adanya gedung Koperasi Merah Putih di desanya ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari sehingga ketika masyarakat ingin mendapatkan kebutuhan sembako tidak lagi harus ke ibukota.
"Nanti di Koperasi Merah Putih ini akan menjual sembako, gas LPG, Apotik dan lain-lain. KDMP juga direncanakan menjadi tempat penyimpanan hasil pertanian warga yakni Kratom, serta ruang pelayanan usaha mikro dan kecil yang selama ini belum memiliki wadah terpadu," ucapnya.
Dirinya berharap, jika Koperasi Merah Putih ini sudah beroperasi, Pemerintah Daerah agar dapat melakukan pendampingan terhadap usaha yang dijalankan nantinya. "Jangan biarkan Pemerintah Desa sendiri menjalankan usahanya tanpa ada bimbingan dari Pemerintah Daerah," harapnya.
menilai keberadaan KDMP membuka peluang baru bagi masyarakat desa, khususnya pelaku usaha kecil dan petani.
“Kalau dikelola dengan baik, koperasi ini bisa membantu kami, mulai dari kebutuhan sembako sampai pemasaran hasil panen. Kami berharap betul koperasi ini tidak sekadar nama,” ujarnya.
Lanjut Tri, embangunan KDMP Sibau Hulu merupakan bagian dari program strategis nasional untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah serta penguatan jaringan usaha lokal.
"Manfaatnya nanti akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini langkah awal menuju kemandirian ekonomi desa,” pungkasnya. (fik)
Editor : Miftahul Khair