Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kabar Baik untuk Warga Kapuas Hulu, Ratusan Rumah Tak Layak Huni Bakal Dibedah Tahun Ini: Setiap Unit Dapat Dana Rp20 Juta

Taufik As • Senin, 25 Mei 2026 | 12:54 WIB
Salah satu rumah di Kabupaten Kapuas Hulu yang pernah mendapatkan program BSPS tahun 2025 lalu. (DOK PONTIANAK POST)
Salah satu rumah di Kabupaten Kapuas Hulu yang pernah mendapatkan program BSPS tahun 2025 lalu. (DOK PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST  - Pada 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menerima bantuan bedah rumah dari pemerintah pusat melalui rogram Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk sebanyak 563 rumah tidak layak huni di wilayah tersebut.

Melalui program dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) itu, setiap penerima akan mendapatkan bantuan uang sebesar Rp20 juta per rumah.

"Kami sangat berterima kasih karena program ini sangat dibutuhkan masyarakat. Masih banyak rumah warga yang kondisinya belum layak huni. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat bisa tinggal di rumah yang lebih sehat dan nyaman," kata Sudirman Plt Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (25/5). 

Baca Juga: Pemkab Sambas Pastikan Bantuan RTLH di Wilayah Perbatasan Tepat Sasaran dan Terverifikasi Ketat

Sudirman mengatakan, saat program BSPS di Kapuas sudah berjalan dimana progres sudah ada 30-35 persen. Untuk saat ini BSPS di Kapuas Hulu masih tahap pertama, kemungkinan akan kembali bertambah. 

Sudirman menjelaskan, untuk kategori penerima BSPS ini adalah dilihat dari kondisi rumah yang memang tidak layak huni. Artinya penerima bantuan ini sudah memiliki bangunan rumah.

"Yang tidak memiliki bangunan rumah dipastikan tidak akan mendapatkan program ini. Selain itu bangunan rumah itu atapnya bocor, dinding kayu nya retak dan lantai rumahnya sudah tidak karuan," ujarnya. 

Sudirman menegaskan, program BSPS ini diperuntukkan untuk merehab rumah, bukan bangun baru. "Jadi rumah yang benar-benar mendapatkan bantuan ini adalah rumah yang hampir roboh," ucapnya. 

Baca Juga: Pekerjaan RTLH TMMD Kodim 1204/Sanggau Selesai 100 Persen, Warga Kini Punya Rumah Layak

Untuk program BSPS ini berjalan baik, dirinya meminta dari Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) ini dapat mengawasi betul berjalannya program BSPS dilapangan. 

"Kami harap kepada TFL dapat bekerja secara maksimal dan sesuaikan dengan prosedur yang ada. Jangan sampai ada masalah di kemudian hari," harapnya. 

Sambung Sudirman, dirinya pun berharap kepada penerima program BSPS ini dapat merubah kehidupan mereka menjadi lebih layak huni kediamannya. 

"Karena kita berharap masyarakat yang masih menghuni rumah tak layak huni dapat lebih nyaman mendiaminya setelah ada program BSPS ini," pungkasnya. (fik)

Editor : Miftahul Khair
#bantuan stimulan perumahan swadaya #Program Bedah Rumah #rumah tidak layak huni