PONTIANAK POST - Hingga saat ini Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dibangun di Kabupaten Kapuas Hulu masih belum jelas kapan beroperasi, sementara pembangunan KDMP sudah banyak yang dibangun.
Bahkan KDMP di Kapuas Hulu sudah ada yang dilaunching oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Bangunan KDMP yang dibangun di berbagai daerah pun masih tampak kosong dan terkunci.
Ekhsan Kepala Desa Nanga Suhaid Kecamatan Suhaid menyampaikan, di desanya ada satu bangunan KDMP yang sudah didirikan, namun hingga hari ini belum tampak beroperasi. "Masih belum jelas kapan KDMP ini beroperasi," katanya, Kamis (2/7).
Ekhsan mengatakan, KDMP di wilayah nya memang sudah selesai dibangun, namun belum ada aktifitas jual beli di KDMP tersebut. Jangankan untuk adanya aktifitas jual beli, untuk fasilitas dan bahan sembako yang dijual pun hingga hari ini belum ada.
"Kita berharap KDMP yang sudah dibangun ini segera beroperasi," ucapnya.
Hal serupa diungkapkan Sekundus Luat Maring Kepala Desa Melapi Kecamatan Putussibau Selatan. Menurutnya di desa nya juga ada dibangun KDMP belum lama ini, namun hingga hari ini masih belum operasi.
"Bangunan sudah selesai dibangun, namun belum ada satu pun fasilitas pendukung didalamnya," ujarnya.
Baca Juga: Kemhan Ungkap Riwayat Medis 5 Peserta SPPI KDKMP-KNMP yang Meninggal Saat Latsarmil
Sekundus mengatakan, dalam pembangunan KDMP ini pihaknya tidak pernah dilibatkan hanya diminta untuk menyediakan lahan saja. "Jadi kita pun tidak tahu sama sekali kapan KDMP ini beroperasi," ucapnya.
Lanjutnya, sebenarnya masyarakatnya kurang mendukung KDMP dibangun di desanya hanya karena ini program Presiden, mau tidak mau harus mendukung.
"Dampak adanya program KDMP ini, dana desa kami hanya tinggal Rp250 juta lagi. Kami sebenarnya tidak setuju ada KDMP ini, karena barang apa lah yang mau dijual dengan jumlah penduduk kurang lebih seribu orangnya," ucapnya.
Belum lagi kata Sekundus, adanya KDMP ini bisa mengancam usaha kecil masyarakat. Maka dari itu dengan dibangunnya KDMP ini agar segera dioperasikan.
"Jangan sampai KDMP yang sudah dibangun ini menjadi proyek gagal, karena adanya KDMP inikan diharapkan bisa mensejahterakan perekonomian masyarakat," harapnya.
Yulianus Kabid Koperasi pada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kapuas Hulu menyampaikan, hingga hari ini pihaknya belum tahu secara pasti berapa banyak pembangunan KDMP di Kapuas Hulu.
Baca Juga: TB Hasanuddin: Hapus Latsarmil Calon Manajer Kopdes Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
"KDMP yang selesai maupun dalam proses pembangunan hingga hari ini kita tidak tahu," ucapnya.
Menurutnya, sejak awal ada KDMP di Kapuas Hulu, pihaknya tidak pernah dilibatkan dalam pembangunan, begitu juga termasuk jumlah anggaran pembangunan KDMP ini sehingga mereka kesulitan untuk mendapatkan data pasti.
"Nantinya kita mulai koordinasi dengan pihak TNI bagaimana perkembangan koperasi merah putih ini sebenarnya. Tapi informasi yang saya tahu banyak pembangunan KDMP ini terkendala lahan, " pungkasnya.
Sebagai informasi bahwa di Kabupaten Kapuas Hulu ada puluhan KDMP yang dibangun, dimana saat ini masih banyak dalam proses pembangunan. (fik)
Editor : Miftahul Khair