Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Jembatan Danau Baru Embaloh Hilir-Kapuas Hulu Nyaris Ambruk, Warga Terpaksa Lalui Jalur Alternatif

Taufik As • Kamis, 9 Juli 2026 | 15:09 WIB
Jembatan Danau Baru Kecamatan Embaloh Hilir kondisinya sangat parah dan mengancam akses masyarakat setempat lumpuh. (ISTIMEWA)
Jembatan Danau Baru Kecamatan Embaloh Hilir kondisinya sangat parah dan mengancam akses masyarakat setempat lumpuh. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Akses transportasi darat masyarakat di Kecamatan Embaloh Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu kini terancam lumpuh total. 

Hal ini disebabkan oleh kondisi Jembatan Danau Baru yang terletak di Jalan Lintas Kapuas, Desa Keliling Semulung, terpantau sudah rusak parah dan nyaris ambruk.

Camat Embaloh Hilir M. Nasharudin membenarkan jika kondisi jembatan Danau Baru dalam kondisi parah.

Baca Juga: Jembatan Komposit di Desa Bakau Besar Darat Rampung, Permudah Mobilitas Warga

Dirinya bersama pihak terkait telah meninjau langsung kondisi jembatan tersebut pada Senin, 6 Juli 2026.

"Kondisi jembatan itu sudah tidak bisa dilewati lagi oleh warga karena nyaris ambruk. Terpaksa untuk sementara waktu masyarakat harus mencari dan menggunakan jalan alternatif lain," katanya, Kamis (9/7). 

Nasharuddin menjelaskan bahwa Jembatan Danau Baru di Desa Keliling Semulung tersebut memiliki bentang panjang kurang lebih sekitar 7 meter. 

Mengingat posisinya yang krusial bagi mobilitas warga, pihaknya bergerak cepat melaporkan kerusakan ini ke instansi teknis.

Baca Juga: Jembatan Gantung dan Aramco di Kapuas Hulu Rampung 100 Persen, Siap Dukung Mobilitas Warga

"Kondisi kerusakan jembatan yang nyaris ambruk ini sudah kami laporkan secara resmi ke Dinas PUPR Kabupaten Kapuas Hulu. Besar harapan kami agar jembatan ini bisa segera diperbaiki kembali," ucapnya.

Sembari menunggu penanganan resmi dari pemerintah daerah, pihak kecamatan telah mengambil langkah darurat. Dirinya sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa Keliling Semulung untuk menggerakkan swadaya masyarakat setempat.

"Untuk sementara, kami mengupayakan gotong royong bersama masyarakat setempat untuk memperbaiki jembatan tersebut seadanya agar minimal bisa dilewati dulu. Bagi masyarakat yang masih terpaksa melintas, kami imbau untuk ekstra hati-hati karena struktur bangunan sudah keropos dan rawan runtuh," ujarnya. 

Kecamatan Embaloh Hilir selama ini dikenal sebagai wilayah yang berada di pesisir Sungai Kapuas. 

Keterbatasan infrastruktur darat membuat mayoritas masyarakat setempat masih sangat bergantung pada transportasi air, seperti speed boat, untuk mobilitas sehari-hari.

Hingga saat ini, kondisi akses jalan darat dari Kecamatan Embaloh Hilir menuju ibu kota kabupaten di Putussibau memang masih tertinggal jauh dibandingkan dengan kecamatan lainnya, dengan status rusak parah.

Baca Juga: Macet Berulang di Jembatan Kapuas II, Polres Kubu Raya Sebut Armada Bermasalah Jadi Akar Persoalan Lalu Lintas

Kondisi buruknya infrastruktur di wilayah pesisir sungai ini dikabarkan sudah berulang kali dilaporkan oleh pihak kecamatan dan tokoh masyarakat ke Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Pemerintah Provinsi Kalbar hingga ke Pemerintah Pusat. 

Namun sangat disayangkan, hingga saat ini belum ada respons konkret maupun realisasi pembangunan dari pihak-pihak terkait. (fik)

Editor : Miftahul Khair
#akses masyarakat #Kapuas Hulu #Embaloh Hilir #Jembatan Rusak