Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Masih Ragu Ikut Sensus Ekonomi 2026, BPS Kapuas Hulu Tegaskan Data Dijaga dan Tak Terkait Pajak

Taufik As • Kamis, 16 Juli 2026 | 10:51 WIB
Petugas Sensus Ekonomi BPS Kapuas Hulu saat melakukan pendataan ke masyarakat. (ISTIMEWA)
Petugas Sensus Ekonomi BPS Kapuas Hulu saat melakukan pendataan ke masyarakat. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Badan Pusat Statistik (BPS) Kapuas Hulu tengah melakukan proses pendataan melalui Sensus Ekonomi 2026, di mana proses sensus ini dilakukan dengan tujuan mendata potensi ekonomi masyarakat dan melakukan pemetaan kondisi ekonomi. Tidak hanya itu, sensus juga dilakukan BPS dalam rangka melakukan pemetaan atas perkembangan struktur ekonomi masyarakat.

Pada tahun 2026 ini, kegiatan Sensus Ekonomi  di Kapuas Hulu masih berlangsung dimana dilaksanakan sejak bulan Mei hingga 31 Agustus 2026.

Namun, kegiatan sensus ini menimbulkan pertanyaan di masyarakat, terutama sehubungan dengan perpajakan masyarakat. Pihak BPS kemudian memperjelas bahwa kegiatan sensus tidak memiliki hubungan apa pun dengan perpajakan, dan menjamin kerahasiaan data sesuai dengan Undang-undang (UU) Nomor 16 Tahun 1997 serta dengan perlindungan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Baca Juga: Kakanwil Kemenkum Kalbar Dukung Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan

"Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan murni untuk kepentingan statistik, tidak ada kaitan dengan perpajakan," katanya Kepala BPS Kapuas Hulu Nurul Isnaen Sya'bani pada Kamis (16/7).

Isnaen mengatakan, untuk saat ini pendataan yang dilakukan untuk di Kabupaten Kapuas Hulu sudah mencapai 46 persen dari total 106.000 KK dan usaha.

"Setiap kecamatan pendataannya sudah 40 persen. Saya yakin pada 31 Agustus 2026 pendataan sudah selesai 100 persen," ucapnya.

Dia mengatakan, selama pendataan yang dilakukan petugas sensus ini, tidak ada kendala berarti yang dihadapi, apalagi adanya penolakan secara masif dari masyarakat terhadap petugas sensus.

Baca Juga: BPS Kalbar Jamin Data Responden Sensus Ekonomi 2026 Aman dan Rahasia, Warga Diminta Tidak Khawatir

"Hanya saja agak terkendala ketika petugas kita saat melakukan pendataan di daerah di Hulu Kapuas, dikarenakan sinyal dan akses jalan sehingga agak menghambat. Hanya saja itu sudah bisa diatasi," ujarnya.

Lanjut Isnaen, dalam pendataan ekonomi ini, pihaknya melakukan pendataan secara detail mulai dari usaha, ekonomi dan aset.

"Makanya untuk petugas kita ingatkan untuk tetap pertahankan semangat kerja sesuai target harian, kualitas datanya dijaga dan melakukan inovasi di lapangan. Dan selalu koordinasi dengan kawan-kawan di kabupaten. Serta atribut saat bertugas selalu dipakai," ucapnya.

Selain itu Isnaen berharap kepada responden yang dilakukan pendataan agar tetap menerima kedatangan petugas sensus, memberikan data yang jujur karena data yang diberikan responden tetap dirahasiakan karena dijaga oleh Undang-undang.

"Peruntukan data ini hanya evaluasi perencanaan dan pembangunan saja. Informasi yang diberikan tersebut terutama perusahaan itu punya dasar untuk memberikan bantuan dan mendorong ekonomi. Pendataan ini adalah momen pemerintah dalam meningkatkan potensi ekonomi masyarakat, maka dari itu kita berharap data yang diberikan itu jujur. Karena pendataan ini hanya 10 tahun sekali," pungkasnya. (fik)

Editor : Miftahul Khair
BPS Kapuas Hulu pajak Sensus Ekonomi 2026 Keamanan Data