PONTIANAK POST - Ketua Komisi V DPR RI Lasarus bersama Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan beserta rombongan Kementrian PUPR meninjau pembangunan jalan Nanga Erak- Batas Kalimantan Timur, Senin (27/7).
Jalan nasional yang dibangun menggunakan dana APBN sebesar Rp139 miliar tersebut progresnya sudah mencapai 31 persen.
Lasarus Ketua Komisi V DPR RI menyampaikan, bahwa pembangunan jalan Nanga Erak- Batas Kalimantan Timur di Kapuas Hulu ini merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN). Maka dari itu pengerjaan jalan ini terus dikejar.
Baca Juga: Lasarus: Program 2 Juta Rumah Jangan Hanya Sekadar Wacana
"Karena pembangunan jalan ini masuk dalam kawasan hutan lindung, maka dari itu jangan sampai tidak selesai dan jangan sampai terbengkalai sehingga bisa bermanfaat," ujarnya.
Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar ini menyampaikan, pihaknya akan terus memperjuangkan bagaimana jalan ini selesai dibangun hingga batas Kaltim.
"Karena kebutuhan jalan ini hingga tembus ke Kaltim sebesar Rp2 Triliun. Belum lagi dari Tanjung Lokang hingga Longpahangai masih ada 47 kilometer yang harus diselesaikan," ujarnya.
Lasarus mengatakan, beberapa waktu yang lalu dirinya sudah bertemu juga dengan Gubernur Kalimantan Timur berdiskusi untuk menindaklanjuti jalan ini. Bagaimana kedua pemerintah dari dua provinsi Kalbar dan Kaltim untuk memperjuangkan pembangunan jalan ini ke Pemerintah Pusat sehingga jalan ini cepat selesai dibangun.
Baca Juga: Lasarus Pastikan Perbaikan Jalan Sintang Jadi Prioritas, Soroti Ketimpangan Infrastruktur Daerah
"Saya pastikan program ini tetap berlanjut," ucapnya.
Lasarus mengatakan, pembangunan jalan ini dibangun sebagai upaya pemerintah pusat melakukan pengentasan keterisolasian suatu daerah.
"Makanya kita usahakan nanti ada penambahan anggaran untuk pembangunan jalan ini ke Pemerintah Pusat," ucapnya.
Lanjut Lasarus, pembangunan jalan Nanga Era-Batas Kaltim ini, untuk pembukaan saja, hanya untuk peningkatan jalan seperti pengaspalan dipastikan belum selesai tahun ini masih lama prosesnya dana yang dibutuhkan cukup besar.
Sementara itu Chandra Kepala Balai Prasarana Jalan Nasional Kementerian PUPR menyampaikan, untuk saat ini progres pembangunan jalan Nanga Era-Batas Kaltim terutama untuk penurunan grade saja bukan pembangunan aspal.
"Selain melakukan penurunan grade, kita juga ada membangun box jembatan," tuturnya.
Chandra mengatakan, untuk menyelesaikan pembangunan jalan Nanga Era-Batas Kaltim ini dibutuhkan dana sebesar Rp2 Triliun lagi.
"Maka kita butuh dukungan dari Ketua Komisi V DPR RI untuk menyelesaikan proyek ini," ungkapnya.
Sementara itu Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menyampaikan harapnya dengan kehadiran Ketua Komisi V DPR RI agar pembangunan jalan ini terus dilanjutkan hingga ke DesaTanjung Lokang.
"Karena Desa Tanjung Lokang itu merupakan kampung terakhir yang ada di Hulu Kapuas," harapnya.
Baca Juga: Lasarus Dorong Pelebaran Lintas Melawi dan Duplikasi Jembatan di Sintang
Bupati mengatakan, untuk pembangunan jalan ini membutuhkan dana yang sangat besar sehingga pihaknya membutuhkan dukungan dari Ketua Komisi V DPR RI.
"Karena pembangunan jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat Hulu Kapuas apalagi jalan ini menembus Kaltim," pungkasnya. (fik)
Editor : Miftahul Khair