PONTIANAK POST - Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pengkadan bersama berbagai elemen meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) selama musim kemarau. Mereka menandainya dengan melaksanakan Apel Gabungan Kesiapan Pencegahan dan Pengendalian Karhutla Tahun 2026, Kamis (13/8) pukul 08.45 WIB, bertempat di halaman Mako Polsek Pengkadan, Kecamatan Pengkadan, Kabupaten Kapuas Hulu.
Kapolsek Pengkadan Dendy Arif Setiady menegaskan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama dan membutuhkan sinergi seluruh unsur, bukan hanya menjadi tugas TNI, Polri maupun pemerintah kecamatan.
“Pencegahan Karhutla ini bukan hanya tugas pokok Polri, TNI maupun pihak kecamatan, tetapi merupakan kewajiban kita bersama. Mari kita satukan persepsi, langkah dan tindakan sehingga kita dapat kompak dan sinergis dalam menangani Karhutla,” katanya.
Baca Juga: Bila Kabut Asap Masih Pekat, Sekolah Siapkan Opsi Upacara 17 Agustus Secara Daring
Kapolsek juga mengingatkan bahwa memasuki musim kemarau, masyarakat mulai melakukan aktivitas bercocok tanam dan membuka lahan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi secara intensif agar masyarakat memahami ketentuan dan dampak pembukaan lahan dengan cara membakar. Dia juga mengajak seluruh unsur yang hadir untuk tidak berhenti pada imbauan, tetapi melakukan aksi nyata di lapangan melalui pemantauan, edukasi dan pencegahan secara bersama-sama.
Dalam kegiatan tersebut turut dilakukan pengecekan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla. Selain itu, di Kecamatan Pengkadan telah terbentuk Tim Mitigasi Karhutla dan Posko Karhutla yang dipusatkan di Mako Polsek Pengkadan sebagai pusat koordinasi dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan. (fik)
Editor : Hanif