Kapuas Hulu Kebagian Tiga Kampung Nelayan, Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp13,3 Miliar

Taufik As • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 08:23 WIB
Kampung Nelayan Merah Putih yang dibangun di Desa Ujung Sa
Kampung Nelayan Merah Putih yang dibangun di Desa Ujung Sa'id Kecamatan Jongkong Kabupaten Kapuas Hulu pada tahun 2025 lalu. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Kabar baik datang untuk masyarakat pesisir Kabupaten Kapuas Hulu. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI memberikan program pembangunan tiga Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sekaligus untuk Kabupaten Kapuas Hulu pada 2026.

Tiga lokasi yang menjadi sasaran pembangunan KNMP tersebut yakni Desa Nanga Embaloh, Kecamatan Embaloh Hilir, Desa Nanga Leboyan Kecamatan Selimbau dan Desa Nibung Kecamatan Selimbau. 

Untuk pembangunan kampung nelayan tersebut, Pemerintah Pusat menggelontorkan dana sebesar Rp13,3 Miliar untuk ketiga desa tersebut. 

Baca Juga: Zulhas: Kampung Nelayan Merah Putih di Lombok Tengah Raup Pendapatan Rp133 Juta, Jadi Model Penguatan Ekonomi Pesisir

Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Dinas Perikanan Kapuas Hulu, Sukiman menyampaikan tiga desa yang mendapat pembangunan KNMP tersebut berdasarkan keputusan ketua satuan tugas Pembangunan kampung nelayan merah putih tahun 2026 Nomor 1 tahun 2026 tentang calon Lokasi kampung nelayan merah putih tahap I tahun 2026.

"Dalam keputusan ini ada seribu lokasi se-Indonesia kampung nelayan yang akan dibangun pada tahun 2026. Sementara Kabupaten Kapuas Hulu ada tiga desa yang mendapatkan pembangunan kampung nelayan," katanya, Jumat (28/8). 

Sukiman menjelaskan, untuk pembiayaan kampung nelayan ini berasal dari APBN 2026 melalui DIPA Sekretariat Direktorat Jenderal Perikanan tangkap. Nomor Kontrak: B.22770/DJPT.6/PI.420/PPK/VIII/2026 tanggal kontrak 14 Agustus 2026. Kontraktor pelaksana PT. Bhakti Tama Persada dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari Kalender. 

Sukiman juga menyampaikan, program tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan mengurai persoalan kemiskinan di kalangan nelayan.

Baca Juga: Pemerintah Kejar Kesejahteraan Nelayan Meningkat pada 2027, Bangun 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Dongkrak Penghasilan

Menurutnya, KNMP merupakan program unggulan pemerintah pusat melalui KKP yang sejalan dengan komitmen Pemkab Kapuas Hulu dalam membangun kawasan pesisir secara lebih modern dan produktif.

“Program-program KNMP merupakan bagian dari program unggulan Presiden melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk membangun dan mentransformasi desa pesisir dan kampung perikanan menjadi lebih modern, produktif, dan terintegrasi,” ujar Sukiman. 

Sementara itu Andi Kepala Desa Nanga Embaloh Kecamatan Embaloh Hilir menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas kepercayaan dan perhatian yang diberikan kepada desanya melalui Program Kampung Nelayan Merah Putih.

"Program ini merupakan suatu kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi desa dan masyarakat. Kami berharap Program Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya memberikan bantuan sarana dan prasarana, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas, pendapatan, kesejahteraan, serta kemandirian ekonomi masyarakat nelayan, " ujarnya. 

Untuk itu pihaknya berkomitmen untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan program ini secara transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga, memanfaatkan, dan mengembangkan bantuan yang diberikan agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan desa.

"Kami berharap sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, kelompok nelayan, dan seluruh masyarakat dapat terus diperkuat sehingga Kampung Nelayan Merah Putih benar-benar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir/perairan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, " pungkas Andi. 

Sebagai informasi, sebelumnya kampung nelayan Merah Putih sudah dibangun pada tahun 2025 lalu di Desa Ujung Sa'id Kecamatan Jongkong. Saat ini KNMP tersebut sudah aktif berjalan. (fik)

Editor : Miftahul Khair
Kapuas Hulu kampung nelayan kementerian kelautan dan perikanan