PONTIANAK POST - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Senai, Desa Tani Makmur, Kecamatan Hulu Gurung sejak Minggu (30/8) malam, hingga kini masih belum padam bahkan masih terus merembet. Pemadaman hingga saat ini masih dilakukan oleh Forkompincam Hulu Gurung. Bahkan Bupati dan Kapolres Kapuas Hulu ikut memadamkan api tersebut.
Wilayah yang kebakaran tersebut teryata masuk dalam kawasan perkebunan sawit PT Bima Optima Sawit (BOS). Nizar Sekretaris Kepala Desa Tani Makmur Kecamatan Hulu Gurung membenarkan jika Karhutla di desanya hingga saat ini masih terjadi. "Kebakaran Hutan di Desa Tani Makmur Masuk dalam kawasan lahan PT BOS," katanya, Kamis (3/9/).
Nizar mengatakan, sampai saat ini api belum padam, masih proses pemadaman oleh Damkar Kapuas Hulu. "Sekarang api sudah merambat ke lahan perkebunan warga, hutan yang terbakar sudah puluhan Hektar," ujarnya.
Baca Juga: 30 Karung Beras untuk Warga Semajau, Bentuk Kepedulian Polres Sanggau di Tengah Kemarau dan Karhutla
Sementara itu Feri Kuasa dari PT BOS menyampaikan, bahwa Karhutla yang terjadi di Desa Tani Makmur tersebut masuk dalam Izin Usaha Perkebunan PT BOS. "Jadi Karhutla yang terjadi itu sebagian masuk IUP dan sebagian tidak," katanya.
Feri mengatakan, informasi yang diterima dilapangan memang hingga hari ini wilayah yang terjadi Karhutla di kebun PT BOS belum padam. "Untuk IUP PT BOS disana hanya 4.000 hektare, lagi pula perusahaan ini belum beroperasional tetapi masih dalam proses perizinan," ucapnya.
Sementara itu Topan Ali Akbar Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu menyampaikan, agar pihak perusahaan yang wilayahnya terjadi Karhutla untuk bertanggungjawab. "Sampai hari ini kita belum tahu pasti apa penyebab kebakaran tersebut. Tetapi kita minta dari perusahaan segera melakukan pemadaman, jangan dibiarkan," katanya.
Menurut Ali, hingga saat ini api masih merembet menuju kecamatan pengkadan hingga Selimbau karena daerah yang terjadi kebakaran tersebut merupakan segitiga emas berbatasan tiga kecamatan yakni Hulu Gurung, Pengkadan dan Selimbau.
Baca Juga: 119 Hotspot Terdeteksi di Sungai Raya Kubu Raya, Tiga Lokasi Karhutla Dipadamkan
Sementara itu IPTU Jamali Kasi Humas Polres Kapuas Hulu menyampaikan, terhadap Karhutla di Dusun Senai Desa Tani Makmur Kecamatan Hulu Gurung menyampaikan bahwa benar ada masuk laporan ke Reskrim terhadap Karhutla yang diduga masuk dalam kawasan PT BOS.
"Sekarang masih dalam proses penyelidikan, anggota Reskrim juga sudah ke lokasi. Jadi ada beberapa saksi yang dipanggil dan langsung diperiksa dilokasi," ujarnya.
Sambung Jamali hingga hari Karhutla dilokasi tersebut masih ada dan belum padam di beberapa titik. "Jadi kobaran api itu masih ada tetapi tidak besar seperti sebelumnya," pungkasnya. (fik)
Editor : Miftahul Khair