PONTIANAK POST - Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) yang diperingati setiap tanggal 4 September menjadi momentum bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk mendekatkan hubungan dengan para peserta.
"Sejalan dengan semangat value beyond protection, Harpelnas tahun ini usung sebagai momentum untuk 'proaktif melayani, memberdayakan secara berkelanjutan, dan menciptakan nilai yang melampaui perlindungan', bukan lagi sekadar seremoni tahunan, tetapi bukti nyata kehadiran BPJS Ketenagakerjaan di tengah peserta," kata Riri Chandra Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kapuas Hulu, Senin (7/9/2026).
Pada kesempatan itu, dalam rangkaian Harpelnas Riri Chandra menyerahkan secara simbolis santunan JKK-JKM kepada ahli waris peserta BPU di Kecamatan Hulu Gurung dengan total manfaat Rp140 Juta Rupiah , kemudian melakukan sosialisasi Manfaat Layanan Tambahan (MLT) di Yayasan Bruder hingga pelayanan ekstra dengan memberikan souvenir di ruang pelayanan.
Baca Juga: REI Expo Kalbar 2026, BPJS Ketenagakerjaan Tawarkan MLT hingga Rp500 Juta
Menurutnya, Harpelnas menjadi momentum untuk menegaskan komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk terus memberikan pelayanan terbaik, memperluas perlindungan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh pekerja Indonesia dan keluarganya.
BPJS Ketenagakerjaan sebagai badan yang menyelenggarakan jaminan sosial dalam bidang ketenagakerjaan memiliki misi untuk menyejahterakan pekerja indonesia dan keluarga.
"Tentunya peran serta BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka kemudahan layanan salah satunya yaitu memberikan pengalaman positif," katanya.
ia mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan memiliki kewajiban untuk terus melakukan sosialisasi tanpa henti, baik kepada pekerja formal maupun khususnya pekerja informal, yang hingga kini masih banyak belum memahami program ini.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Kapuas Hulu Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta kepada 7 Keluarga Ahli Waris
Chandra juga menegaskan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, stakeholder, pengusaha, hingga pekerja itu sendiri. Dukungan Pemda melalui peraturan bupati maupun pembiayaan iuran bagi pekerja rentan dari APBD menjadi langkah konkret dalam memperluas perlindungan.
Lanjut Chandra, pekerja rentan kebanyakan di desa, merupakan salah satu mitra strategis kami, kita sampaikan iuran murah manfaat besar. Manakala terjadi resiko beralih tanggung jawabnya ke kami. Pelayanan, sesuai dengan tema kita sudah komitmen proaktif melayani dan memberdayakan secara berkelanjutan jadi prioritas BPJS Ketenagakerjaan.
"Sekali lagi, selamat Hari Pelanggan Nasional tahun 2026. Semoga dengan beragam kemudahan layanan yang kami berikan ini, hubungan peserta akan semakin erat dengan BPJS Ketenagakerjaan dan berujung pada kesadaran diri yang tinggi untuk memastikan diri dan seluruh orang-orang terdekatnya sudah terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya.
Sementara itu Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat dalam rilisnya yang disampaikan ke media ini menyampaikan, Harpelnas bukan sekadar seremoni, Harpelnas menjadi momentum bagi seluruh jajaran Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan untuk hadir lebih dekat, melayani, melindungi dan memberdayakan para pekerja.
Saiful menyebut jaminan sosial ketenagakerjaan memegang peranan penting dalam menjaga keberlanjutan hidup pekerja dan keluarganya ketika menghadapi risiko, mulai dari kecelakaan kerja, kehilangan pekerjaan, memasuki hari tua, hingga meninggal dunia.
Semangat tersebut sejalan dengan Value Beyond Protection yang terus didorong BPJS Ketenagakerjaan. Melalui prinsip Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan (3M), BPJS Ketenagakerjaan ingin memastikan pekerja mendapatkan pelayanan terbaik, semakin banyak pekerja memperoleh perlindungan, serta peserta dan keluarganya tetap memiliki kesempatan untuk kembali berdaya setelah menghadapi risiko.
Baca Juga: Kemenag Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Guru serta Penyuluh Non-ASN
"Harpelnas ini bukan sekadar momentum satu hari. Kami ingin terus proaktif melayani, memperluas perlindungan, sekaligus memastikan manfaat yang diterima peserta dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kehidupan mereka dan keluarganya,” kata Saiful.
Menurutnya, upaya tersebut juga membutuhkan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan. Sebab, masih terdapat pekerja, khususnya pekerja informal, yang menjalani aktivitas sehari-hari dengan berbagai risiko namun belum memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Melalui momentum Harpelnas, BPJS Ketenagakerjaan ingin semakin menegaskan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Saiful berharap setiap peserta dapat semakin merasakan manfaat nyata dari perlindungan yang dimiliki dan mendapatkan pengalaman layanan yang sesuai dengan kebutuhannya.
“Selamat Hari Pelanggan Nasional 2026 kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Kami akan terus hadir untuk memberikan pelayanan terbaik, memperluas perlindungan, serta bersama-sama mewujudkan pekerja dan keluarga Indonesia yang sejahtera,” pungkas Saiful. (fik)
Editor : Miftahul Khair