“Pulau Maya ini kan akses menuju ke sana, selain dari jalur air (laut) juga dapat menggunakan jalur darat. Nah, jalur daratnya ini mudah-mudahan dapat diperbaiki hingga di aspal,” terang Andi Surandi, salah seorang warga, Jumat (01/11).
Ia menilai, di daerah tersebut sudah saatnya akses jalannya juga dipikirkan. Berdasarkan pengalaman yang ada, ketika kondisi gelombang tinggi, diakui dia jika warga begitu kesulitan untuk berpergian. “Kasihan juga kalau warga susah untuk pergi. Misalnya yang akan ke Teluk Batang, atau Sukadana sebagai pusat ibu kota Kayong Utara, atau pun ke daerah lainnya,” jelasnya.
Bagi dia, untuk menuju ke daerah yang warganya berkerja sebagai nelayan sudah dibilang cukup mudah. Hanya saja, akses jalan darat, menurut dia, perlu diperbaiki. Ia pun yakin, jika jalan tersebut sudah bagus, maka akses perekonomian dapat meningkat. Karena selain nelayan, dia menambahkan bahwa warga di sana juga berkebun dan bertani.
“Kalau akses jalannya bagus, saya yakin perekonomian akan meningat. Karena saat kondisi hujan, banyak warga yang mengaku kondisinya cukup memprihatinkan. Selain nelayan, warga di sana ada yang berkebun dan bertani,” ungkap pria yang gemar berolahraga polo air ini.
Dia berharap pemerintah daerah atau pun DPRD dapat menjawab harapan masyarakat selama ini. Sebab, dia menambahkan, kepada siapa lagi warga berharap jika tidak kepada pemangku kebijakan di Kayong Utara.
“Mudah-mudahan saja, harapan itu dapat terwujud. Jalan mulus, perekonomian warga dapat meningkat,” katanya. (dan)
Editor : Salman Busrah