Saat dihubungi melalui sambungan telfon seluler, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kayong Utara, Tasfirani, mengaku, belum bisa melakukan perbaikan sepenuhnya, dikarenakan keterbatasan anggaran. “Terkait dengan kerusakan paving block di area utama, sudah kami rencanakan untuk direhabilitasi. Hanya saja baru batu kali di pinggir paving block yang dapat kami perbaiki, hal ini terkait keterbatasan anggaran,” sebutnya, Selasa (18/1) di Sukadana.
Dirinya berharap, pada tahun anggaran 2022 ini kerusakan tersebut yang dapat membahayakan bagi pengunjung pantai dapat dilakukan perbaikan. “Mudah-mudahan di perubahan tahun 2022, bisa kita alokasikan untuk rehabilitasi ini,” terangnya.
Sementara, hal ini juga disayangkan salah seorang pengunjung Pantai Pulau Datok Sukadana, Hendri, menilai objek wisata andalan Kayong Utara tersebut saat ini sudah cukup bagus dan indah. Dia menyarankan agar dijaga keistimewaan tersebut. Apalagi, menurutnya, infrastruktur yang ada di pantai tersebut saat ini sudah sangat lengkap untuk memanjakan pengunjung yang datang.
"Pelatarannya sudah paving block, tempat parkir luas, bersih, dan ada fasilitas lainnya, jadi harus dijaga dan dipelihara fasilitas yang ada, kalau rusak seperti ini kan sangat membahayakan pengunjung," terang wisatawan asal Ketapang tersebut.
Dikatakan dia, Pantai Pulau Datok menjadi wajah pariwisata di Kayong Utara, sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus dari pihak terkait. Terutama, menurut dia, dari pemerintah daerah, agar angka kunjungan wisata di Kayong Utara meningkat.
"Kalau Pantai Pulau Datok sudah bagus, pasti juga berdampak pada wisata sekitar yang ada di Sukadana," jelasnya. (dan) Editor : Misbahul Munir S