Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara, Erwan Wahyu Hidayat, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan, Wardana mengatakan, hingga saat ini pihaknya selalu memantau jumlah muatan pada angkutan air yang akan berangkat menuju Rasau Jaya, maupun Pontianak di Pelabuhan Teluk Batang.
“Kami selalu pastikan unit yang dipakai oleh beberapa armada layak jalan, terus pada saat melakukan perpanjangan usaha mereka selalu pastikan kembali, peralatan keselamatan navigasinya sesuai tidak dengan Kemenhub,” kata dia.
Dijelaskan dia, semua kapal klotok yang ada, jumlah penumpang dan muatan barangnya tidaklah salama. Kapasitasnya, menurut dia, dapat diketahui dengan izin yang dimiliki oleh pemilik usaha angkutan air tersebut.
“Kapasitas klotok tidak semua kapal sama kapasitasnya. Cuma dia ada kapasitas penumpang, dia diukur dari izinnya, misalnya untuk orang berapa untuk barang berapa ton sudah ada kita wanti-wanti,” katanya, Jumat (22/7).
Wardana menambahkan, tahun ini dirinya meyakini tidak terjadi lonjakan penumpang pada kapal tersebut, baik saat akan menuju Rasau Jaya maupun Pontianak. Karena untuk pengawasan saat ini mereka lakukan lebih ketat.
“Tahun ini dipastikan sudah aman. Kalau dari tahun sebelumnya banyak pengusaha nakal. Jadi semakin banyak penumpang semakin banyak kelebihan yang didapat. Mulai dari Idulfitri kemarin, kita sudah dibuat oleh mabes polri, agar meminimalisir angka kecelakaan, termaksud di Sungai dan danau,” tambahnya lagi.
“Makanya pada saat lebaran kemarin jangan ada yang kelebihan. Bahkan kami ada meninggalkan penumpang 60 orang yang masih di Pelabuhan Teluk Batang, jangan sampai kelebihan penumpang, akhirnya kita arahkan ke klotok seponti kekurangan itu ternyata sampai jam 11 malam, akhirnya kita tawarkan ke armada mana yang ingin mengambil lembur, cuma armada yang resmi,” lanjutnya.
Dalam hal ini, jika pada saat musim liburan idul fitri maupun libur lainya, Dinas Perhubungan Kayong Utara selalu membuat tim. Tentunya dengan sejumlah pihak terkait lainnya.
“Untuk mengantisipasi kelebihan penumpang di kapal klotok kita membuat tim pengamanan di pelabuhan , tim ini bukan hanya mengamankan arus keluar masuk penumpang, tapi kita perhatikan juga jumlah penumpang, jangan sampai kelebihan. Tentunya ini memberikan kenyamanan dan keamanan penumpang,” lanjut dia. (dan) Editor : Syahriani Siregar