Padahal, jika dimaksimalkan sebaik mungkin bisa mengangkat perekonomian masyarakat di Kabupaten Kayong Utara itu sendiri. Bahkan, bisa juga menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) setempat.
Tokoh nasional asal Kabupaten Kayong Utara, Oesman Sapta Odang (OSO) pun meyakini bahwa Kabupaten Kayong Utara memiliki laut yang hebat. Namun, ia sedih masyarakat masih membeli ikan dari penjual luar daerah.
Hal tersebut disampaikan OSO saat berada di Sukadana dan menghadiri malam hari jadi ke-16 Kabupaten Kayong Utara, belum lama ini.
"Saya melihat laut Kayong Utara luar biasa. Bagaimana kita memiliki laut yang begini hebat tapi kita beli ikan orang yang bawa jual ikan kesini, sedih saya," kata OSO.
OSO ingin ada peningkatan sosial ekonomi di daerahnya, salah satunya melalui komoditas perikanan. Untuk itu, dirinya berharap agar kebutuhan peralatan para nelayan untuk ditingkatkan.
Selain itu, kemampuan atau skill masyarakat, menurut dia, juga perlu ditingkatkan. Sebab, di zaman digital saat ini, menurutnya, Kabupaten Kayong Utara membutuhkan itu untuk mendapatkan transfer of teknologi (alih teknologi).
"Nelayan kita butuh peralatan yang ditingkatkan. Selain itu kemampuan atau skill. Maka saya bikin sekolah perikanan di Pontianak. Tolong pak, kasih 20 orang perikanan saya kasih sekolah gratis," ujar OSO.
Selanjutnya OSO menambahkan dirinya memberikan mesin atau gudang pendingin ikan (cold storage) di Kecamatan Teluk Batang untuk digunakan Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Perikanan dan Kelautan setempat.
"Kita punya cold storage di Teluk Batang. Saya punya itu silakan bapak gunakan saja, saya kasih. Cold storage itu saya bikin sudah delapan tahun yang lalu," ungkapnya. (dan) Editor : Misbahul Munir S