Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hadapi Inflasi, Pemkab Kayong Utara Berikan Bantuan Bibit Cabai

A'an • Kamis, 26 September 2024 | 13:07 WIB

 

BIBIT CABAI : Ribuan bibit cabai saat dilakukan perawatan sebelum dibagikan kepada masyarakat di Kayong Utara.
BIBIT CABAI : Ribuan bibit cabai saat dilakukan perawatan sebelum dibagikan kepada masyarakat di Kayong Utara.

SUKADANA – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kayong Utara, memberikan bantuan bibit cabai kepada masyarakat maupun petani sebanyak 8000 batang.

Hal tersebut dilakukan masuk dalam program penangan inflasi. Hal tersebut diungkapkan, Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Muda / Sub koordinator produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura,  Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kayong Utara, Nurohman Budi Priambodo, Selasa (8/9) di ruang kerjanya.

Selanjutnya ia membenarkan, pada program ini masuk dalam penanganan inflasi di Kayong Utara. Untuk bibit tersebut lanjut dia menjelaskan, akan dibagikan kepada petani maupun masyarakat yang tersebar di sejumlah daerah.

“Tahun ini 2024 kami menganggarkan kurang lebih 8000 batang bibit cabai yang disiapkan tanaman cabai kurang lebih satu bulan, dan ini akan dibagikan secara umum. Karena ini masuk dalam penurunan inflasi tidak hanya menyasar kepada petani tetapi menyasar kepada masyarakat umum,” terang dia.

Dalam melakukan pendistribusian, kata  Nurohman Budi melibatkan pihak desa. Hal tersebut dilakukan guna mempermudah dan dapat dibagi secara merata, baik kepada masyarakat umum maupun petani. 

“Harapannya bantuan dari Dinas Pertanian ini menyasar kepada petani sekarang menyasar kepada masyarakat umum juga. Jadi bantuan ini menyasar kepada desa, dan bagian resmi lainnya yang siap menerima bantuan dari pemerintah nanti atas nama desa kemudian bantuan kita bagikan keliling ke masyarakat,”tambahnya.

“Misalnya Desa Sutera kita keliling membagikan satu kaka bisa sampai dua batang pohon ditambah polybag. Yang kita bagikan memang bibit ukuran kecil kemudian diharapkan peran serta masyarakat mereka memindahkan sendiri ke polibek yang sudah kami serahkan atau menanam sendiri di halaman masing-masing,”tambahnya.

Ia mengakui, ini merupakan program baru dilakukan. Mudah-mudahan ini dapat berdampak baik dalam menghadapi inflasi. Karena kalau kita bantu berupa biji khawatir tidak akan ditanam. Untuk itu dilakukan memberikan bantuan bibit.

“Kalau program ini baru tahun ini dilakukan sebagai program inflasi lebih mengena kepada masyarakat. Karena kalau kita bantu dalam bentuk biji, itu sasarannya hanya kelompok tani.Kemudian dalam waktu kecil, kadang petani tidak menanam. Jadi gantilah dengan pola bantuan bibit cabai,”tutupnya. (dan)

Editor : A'an
#kayong utara #bibit cabai #inflasi #pemkab