PONTIANAK POST - Sejumlah rumah warga terendam banjir kibat curah hujan cukup tinggi di Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (18/9). Seperti yang terjadi di Desa Riam Berasap, Kecamatan Sukadana.
Mengetahui terjadinya banjir yang menggenagi sejumlah permukiman warga di Desa Riam Berasap, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara menuju ke lokasi.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara Parsono mengatakan, untuk di Desa Riam Berasap ketinggian air mencapai 40-50 cm.
"Kondisi air setelah dilakukan pengukuran yang masuk di rumah warga antara 40-50 centi meter," terang dia, Kamis (19/6).
Melihat kondisi demikian Pemerintah Kabupaten Kayong Utara melalui BPBD mengimbau, kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati.
Lanjut dia, perlu diwaspadai dampaknya yaitu terjadinya banjir, genangan, tanah longsor, pohon tumbang, dan kejadian lainnya. Jika terjadi curah hujan tinggi melakukan persiapan apabila terjadi hujan lebat yang berpotensi banjir untuk segera memindahkan barang atau peralatan rumah tangga ke tempat lebih tinggi.
Selanjutnya Parsono berpesan agar warga agar dapat mematikan atau memutuskan aliran listrik, apabila diperlukan untuk evakuasi ke tempat yang lebih tinggi. Menjauhi tempat/aliran air yang dalam. Melaporkan kejadian tersebut apabila diperlukan kepada aparat desa terdekat, TNI, Polri dan BPBD .
"Kami dari BPBD Kayong Utara telah mensiagakan petugas selama 24 jam. Selain itu juga Kepala Pelaksana BPBD mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya para kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan didukung penuh unsur (muspika) Kecamatan di Kabupaten Kayong Utara untuk meningkatkan kesiapsiagaan terutama di daerah yang rawan terjadi Bencana Banjir, Angin Puting Beliung dan Tanah Longsor," kata dia. (dan)
Editor : Miftahul Khair