PONTIANAK POST - Suparman (68), warga Dusun Air Pauh, Desa Pangkalan Buton, Kayong Utara, meninggal dunia pada Rabu (17/9/) pagi setelah dirawat di Kabupaten Ketapang. Ia menjadi korban kecelakaan tunggal akibat jalan berlubang di Jalan Lingkar, Pangkalan Buton.
Anggota DPRD Kayong Utara, Ansari, menegaskan peristiwa ini bukan yang pertama. Ia mengingatkan Dinas PUPR segera mengambil langkah cepat memperbaiki ruas jalan tersebut, yang juga menjadi jalur alternatif truk-truk. “Korban kecelakaan di jalan lingkar ini bukan baru sekali terjadi.
Korban sudah cukup berumur, terjatuh karena menabrak lubang, sempat dirujuk ke Ketapang, namun karena luka parah akhirnya meninggal. Kami prihatin karena korban juga warga Pangkalan Buton,” ungkap Ansari.
Ia mendesak pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi jalan, khususnya yang berstatus jalan kabupaten. Sementara itu, Wildan, anak korban, menceritakan ayahnya mengalami kecelakaan sepulang dari pengajian. Motor yang dikendarai menabrak lubang hingga terjatuh. Wildan berharap kematian ayahnya menjadi korban terakhir akibat jalan rusak. “Semoga ini menjadi pelajaran bagi pemerintah dan peristiwa terakhir yang menimpa warga,” harapnya. (dan)
Editor : Hanif