PONTIANAK POST - Polres Kayong Utara terus memperkuat langkah pencegahan dan penindakan terhadap berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk peredaran Narkoba, balap liar, serta penggunaan knalpot brong. Wakapolres Kayong Utara, Kompol Dr. Denny Satria, S.Pd., S.H., M.H., mengungkapkan pihaknya telah melakukan briefing internal dua minggu lalu bersama Kapolres dan jajaran untuk menyusun strategi menuju Kayong Utara Zero Narkoba.
“Upaya pencegahan sudah mulai digalakkan, termasuk melalui Binmas yang masuk ke sekolah-sekolah. Ini sejalan dengan arahan Kapolres agar Narkoba bisa benar-benar zero di seluruh wilayah, bukan hanya di beberapa kecamatan,” ujar Denny
Denny menilai Teluk Batang menjadi wilayah yang perlu diwaspadai karena berpotensi menjadi pintu masuk barang terlarang dari daerah sekitar. Meski mengakui adanya keterbatasan personel, Denny menegaskan hal itu tidak menjadi alasan untuk tidak bertindak.
“Kami tetap menyusun rencana kegiatan dan meningkatkan patroli KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan). Saat ini fokus di Sukadana, dan bertahap akan diperluas ke Melano serta wilayah perbatasan,” jelasnya.
Selain itu, Polres Kayong Utara juga menaruh perhatian pada balap liar dan penggunaan knalpot brong yang meresahkan warga. Penindakan terhadap pelanggaran tersebut telah dilakukan oleh satuan lalu lintas, dan ke depan akan melibatkan pemerintah daerah untuk memperkuat pengawasan di lapangan.
“Beberapa keluhan dari masyarakat, termasuk soal balap liar dan knalpot brong, sudah kami tindaklanjuti. Kami ingin kondisi Kamtibmas di Kayong Utara tetap aman dan nyaman bagi semua,” katanya. (dan)
Editor : Hanif