PONTIANAK POST - Kondisi jalan di Desa Telaga Arum, tepatnya di Tr 12 A Desa Telaga Arum, Kecamatan Seponti, Kayong Utara, Kalimantan Barat, mengalami kerusakan cukup parah, Rabu (26/11).
Ruas jalan yang menjadi akses penghubung antardua desa, yaitu Desa Telaga Arum dan Desa Sungai Sepeti, tampak dalam kondisi sangat memprihatinkan dan mengganggu aktivitas warga setempat.
Saat diguyur hujan, badan jalan berubah menjadi kubangan besar, dengan lumpur tebal yang naik hingga menutupi seluruh permukaan jalan.
Menurut Arifin, warga yang tinggal tidak jauh dari jalan yang rusak, kondisi tersebut dapat menghambat masyarakat yang ingin mencari nafkah.
"Kepada pemerintah, tolong segera perbaiki jalan ini, karena sangat menghambat masyarakat yang ingin mengais rezeki," ujarnya.
Arifin juga berharap pemerintah dapat memperhatikan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah pelosok, bukan hanya berfokus pada pembangunan di pusat kota atau kabupaten
Hal senada disampaikan Triyani, warga yang hampir setiap hari melintasi jalan tersebut untuk bekerja di perusahaan kelapa sawit di Kecamatan Seponti. Ia mengaku kondisi jalan rusak sudah sangat mengganggu aktivitas warga.
"Ini jalan kabupaten yang setiap hari warga lalui untuk kerja, sekolah, sampai membawa hasil pertanian. Jalannya berlubang, becek, dan sering membuat kendaraan amblas. Bahkan ambulans pun kesulitan lewat. Ini sangat membahayakan saat ada keadaan darurat," ungkapnya.
Triyani hanya bisa berharap kepada pemerintah memberikan perhatian dan solusi yang nyata bagi masyarakat.
"Harapan saya sederhana, ingin jalan yang layak dan aman. Kalau jalan bagus, aktivitas lancar, ekonomi bergerak, dan pelayanan kesehatan tidak terhambat. Kami mohon pemerintah kabupaten segera turun tangan, bukan perbaikan sementara, tapi solusi jangka panjang," harapnya.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah perbaikan agar akses vital tersebut kembali aman digunakan dan tidak terus menyulitkan kegiatan masyarakat di sekitar. (dan)
Editor : Hanif