Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

GSMS Kayong Utara Hadirkan Seniman Lokal Atasi Kekurangan Guru Seni

Danang Prasetyo • Senin, 29 Desember 2025 | 14:51 WIB
Jumadi Gading
Jumadi Gading

PONTIANAK POST – Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara resmi meluncurkan program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) di Pendopo Bupati, Sukadana. Langkah strategis ini diambil untuk mengatasi keterbatasan tenaga pengajar seni sekaligus memperkuat karakter siswa melalui apresiasi budaya lokal.

 Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Jumadi Gading, mengungkapkan bahwa implementasi program ini merupakan jawaban atas kendala kurangnya guru seni dan budaya di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Kayong Utara. 

Melalui kebijakan pemerintah pusat, seniman yang berada di lingkungan sekitar sekolah dilibatkan langsung untuk mengajar para siswa.

“Tidak semua sekolah di Kayong Utara memiliki guru seni dan budaya, sehingga kebijakan ini memungkinkan seniman di sekitar sekolah untuk mengajar langsung kepada anak-anak kita,” ujar Jumadi Gading.

Program ini menyasar 10 sekolah pada tingkat SMP dan SMA dengan melibatkan 10 seniman lokal sebagai pengajar. Adapun total peserta didik yang mengikuti program ini mencapai 50 orang. Materi pembelajaran yang diberikan mencakup berbagai bidang, mulai dari seni pertunjukan, seni rupa, seni media baru, hingga seni sastra.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, Erwin Sudrajat, yang secara resmi membuka acara tersebut menekankan pentingnya seni dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air. Menurutnya, seni dapat menjadi filter positif bagi generasi muda di tengah derasnya arus informasi media sosial.

“Seni diharapkan menjadi benteng bagi generasi muda untuk tetap menjaga nilai persatuan dan kebersamaan,” tegas Erwin.

Ia menambahkan bahwa GSMS merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan objek pemajuan kebudayaan di wilayah yang dijuluki "Bumi Bertuah" tersebut. Melalui kolaborasi ini, diharapkan identitas budaya lokal tetap terjaga di tangan generasi penerus. (dan)

Editor : Hanif
#pemkab kayong utara #pendidikan seni #kayong utara #seniman lokal #budaya lokal