Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Tim Asistensi LPTQ Kalbar Tekankan Tujuh Layanan Dasar MTQ di Kayong Utara

Danang Prasetyo • Selasa, 20 Januari 2026 | 14:26 WIB
LPTQ : Asistensi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kalimantan Barat berkunjungan ke Kabupaten Kayong Utara.
LPTQ : Asistensi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kalimantan Barat berkunjungan ke Kabupaten Kayong Utara.

PONTIANAK POST– Tim Asistensi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kalimantan Barat melakukan kunjungan ke Kabupaten Kayong Utara dalam rangka persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kalbar ke-34 yang akan digelar di Sukadana pada 1–9 Agustus 2026. Jadwal pelaksanaan ini dimajukan dari rencana awal 29 Agustus–7 September 2026. Kunjungan yang berlangsung pada 18–19 Januari 2026 tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum LPTQ Kalbar Brigjen Pol (Purn) Drs. H. Andi Musa, SH, MH. Turut hadir Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kalbar H. Medya Yanuar Abdullah, S.Sos, M.Si, serta anggota tim asistensi lainnya, yakni H. Edi Setiawan, H. Joni Abu, H. Salman Busrah, dan Lukmanul Hakim.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum LPTQ Kalbar Andi Musa menekankan pentingnya pemenuhan tujuh layanan dasar sebagai penunjang suksesnya pelaksanaan MTQ, mulai dari kesiapan arena lomba, akomodasi, transportasi, konsumsi, keamanan, kesehatan, hingga dukungan administrasi dan keprotokolan. Menurutnya, pemenuhan layanan dasar menjadi kunci agar pelaksanaan MTQ berjalan tertib, khidmat, dan bermartabat.

Bupati Kayong Utara Romi Wijaya dalam arahannya mengingatkan secara khusus soal pengelolaan anggaran. Ia menegaskan seluruh penggunaan dana harus mematuhi aturan yang berlaku, baik dari sisi pemanfaatan maupun administrasi pertanggungjawaban.

“Jangan sampai ada kesalahan, baik dalam penggunaan anggaran maupun dalam administrasinya. Semua harus tertib dan akuntabel,” tegas Romi.

Romi juga menyampaikan apresiasi atas arahan dan masukan dari Tim Asistensi LPTQ Kalbar.

Menurutnya, bimbingan tersebut sangat diperlukan mengingat MTQ merupakan agenda tahunan berskala besar yang membawa nama daerah. Selain itu, bupati menekankan pentingnya kepastian lokasi pelaksanaan lomba. Ia mengingatkan agar venue yang telah ditetapkan tidak berubah lagi, mengingat beberapa lokasi akan dilakukan perbaikan dan membutuhkan waktu persiapan.

Ketua Panitia MTQ Kalbar ke-34 tingkat Kabupaten Kayong Utara yang juga Sekretaris Daerah, Erwin Sudrajat, dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa panitia daerah terus mematangkan kesiapan, baik dari sisi teknis maupun nonteknis, sesuai arahan tim asistensi.

Berdasarkan rencana awal, sejumlah venue yang akan digunakan untuk cabang-cabang lomba MTQ Kalbar ke-34 antara lain Pelataran Sail Karimata Pantai Pulau Datok Sukadana sebagai panggung utama, Masjid Agung Oesman Al-Khair, Masjid At-Taqwa Sungai Mengkuang, Masjid Darul Falah Simpang Empat, Masjid Al-Hikmah Tanah Merah, Balai Nirmala/Balai Praja, Gedung Olahraga Kayong Utara, SMKN 1 Sukadana, serta Pondok Pesantren Baitul Qur’an.

Tim asistensi dan panitia daerah sepakat untuk terus melakukan koordinasi intensif agar seluruh persiapan MTQ Kalbar ke-34 di Kabupaten Kayong Utara dapat berjalan sesuai jadwal dan standar yang telah ditetapkan.(dan)

Editor : Hanif
#MTQ #kayong utara #kalbar #Mtq kalbar #LPTQ