Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pameran Kayong Utara 2026: Pendidikan dan Budaya Jadi Landasan Pembentukan Karakter Generasi Muda

Danang Prasetyo • Rabu, 4 Februari 2026 | 14:36 WIB
PAMERAN: Asisten II Setda Kabupaten Kayong Utara, Gunawan meninjau stand pameran foto pada Pameran Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kayong Utara.
PAMERAN: Asisten II Setda Kabupaten Kayong Utara, Gunawan meninjau stand pameran foto pada Pameran Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kayong Utara.

PONTIANAK POST - Asisten II Setda Kabupaten Kayong Utara, Gunawan, menegaskan bahwa pendidikan dan kebudayaan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam membentuk karakter generasi muda.

‎Hal tersebut disampaikannya saat membacakan sambutan Bupati Kayong Utara pada Pameran Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kayong Utara, Senin 2 Februari 2026 di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kayong Utara.

‎Gunawan yang hadir mewakili Bupati Kayong Utara menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

‎Menurutnya, pameran pendidikan dan kebudayaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi ruang strategis untuk menampilkan peran penting pendidikan dan budaya di tengah perkembangan zaman.

‎"Di era transformasi digital saat ini, tantangan dunia pendidikan kita semakin kompleks. Kita dituntut untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan menguasai teknologi, tetapi juga memiliki akar karakter yang kuat," ujar Gunawan. 

‎Ia menambahkan bahwa pameran tersebut menekankan pentingnya pendidikan yang berpijak pada budaya, karena modernisasi tidak boleh membuat kita lupa jati diri.

‎Menurutnya, pendidikan harus menjadi sarana melestarikan budaya sekaligus menjadikan budaya sebagai landasan etika pendidikan.

‎Gunawan menyebutkan, lebih dari sekadar ajang kreativitas, pameran ini menjadi jembatan yang menghubungkan dunia pendidikan dengan kekayaan budaya lokal, menegaskan bahwa pendidikan berkualitas harus selaras dengan pemahaman dan pelestarian kebudayaan.

‎Ia menekankan bahwa pendidikan dan kebudayaan memiliki peran yang saling melengkapi untuk membentuk generasi muda yang cerdas dan berkarakter.

‎"Pendidikan membentuk kecerdasan intelektual, sementara kebudayaan membentuk karakter, jati diri, dan kehalusan budi pekerti," jelasnya. 

‎Ia menambahkan, di era globalisasi yang serba modern ini, sangat penting bagi generasi muda untuk tidak hanya pintar, tetapi juga mengenal akar budayanya sendiri.

‎‎Menurutnya, pameran ini juga menjadi wadah inovatif bagi para siswa untuk berjuang dalam pendidikan maupun dalam berkarya.

‎‎Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi tempat bagi siswa untuk menekuni pendidikan sekaligus mengembangkan karya seni budaya.

‎"Saya berharap, pameran ini dapat menjadi wadah inovatif bagi para siswa untuk berjuang dalam menjalankan pendidikan maupun karya seni budaya," harapnya. 

‎Ia menyebutkan bahwa momen pameran ini harus dimanfaatkan untuk menanamkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap karya-karya lokal daerah serta meningkatkan mutu pendidikan secara keseluruhan. (dan)

Editor : Hanif
#generasi muda #pameran budaya #bupati kayong utara #era modern #Pendidikan dan Kebudayaan